Blurb
Indonesia berubah. Damar Jati pun demikian.
Tiga belas tahun telah berlalu sejak ia meninggalkan desa dengan mimpi sederhana dan keberanian yang nyaris nekat. Kini ia memiliki keluarga, pekerjaan, dan kehidupan yang dulu hanya berani ia bayangkan dalam diam.
Namun waktu tidak pernah berhenti berjalan.
Ketika krisis ekonomi mengguncang negeri dan Reformasi mengubah wajah Indonesia, Damar memasuki fase hidup yang berbeda. Ia tidak lagi berjuang sekadar untuk dirinya sendiri. Di hadapannya terbentang pertanyaan yang jauh lebih besar: apa yang akan ia wariskan kepada anak-anaknya, kepada orang-orang yang ia cintai, dan kepada dunia yang kelak akan ia tinggalkan?
Di tengah perubahan zaman, kehilangan, harapan, persahabatan, serta cinta yang terus diuji oleh waktu, Damar belajar bahwa hidup bukan hanya tentang mencapai tujuan. Hidup adalah tentang cahaya yang kita tinggalkan untuk menerangi jalan orang lain.
Cahaya Senja adalah kisah tentang kematangan, keluarga, dan makna sebuah perjalanan panjang. Sebuah penutup yang hangat dan reflektif dari perjalanan Damar Jati dari bintang kecil di langit malam, menuju terik matahari siang, hingga menjadi cahaya senja yang tenang dan meneduhkan.
Karena pada akhirnya, setiap perjalanan pulang membutuhkan cahaya.