Cahaya senja bersamamu

Fauzani
Chapter #12

Chapter#12 : foto keluarga di kelas

Hari Senin. Jam 7 pagi.


Aruna duduk paling depan di kelas TK B Melati. Di mejanya ada 1 kertas karton warna biru. Di tengahnya ditempel foto: Arfan, Ran, dan Aruna di depan rumah krem.


Itu foto kemarin. 


"Anak-anak, tempel foto kalian di dinding ya," kata Bu Guru Sinta. "Nanti kita presentasi. Ceritain tentang keluarga kalian."


Aruna langsung semangat. Dia bawa lem. Dia tempel fotonya paling atas. Biar keliatan.


Selesai ditempel, anak-anak mulai presentasi satu-satu.


Bimo maju. "Ini papa aku. Dia dokter. Ini mama aku. Dia pramugari. Kita tinggal di rumah 2 lantai."


Tepuk tangan.


Sasha maju. "Ini papa aku. Dia pengusaha. Punya 3 toko. Ini mama aku. Ibu rumah tangga. Rumah kita ada kolam renangnya."


Tepuk tangan lagi.


Giliran Aruna. Dia jalan ke depan. Agak grogi. 


"Halo teman-teman. Ini foto keluargaku." Dia nunjuk. "Ini papa. Namanya Arfan. Ini mama. Namanya Ran. Ini aku Aruna."


"Papamu kerja apa?" tanya Bimo duluan.


Aruna mikir. "Papa... punya perusahaan. Namanya Cahaya Keluarga."


"Perusahaannya jual apa?" Sasha nanya.


"Jual... cuti melahirkan?" Aruna sendiri bingung.


Anak-anak ketawa. 


"Perusahaan aneh," bisik Bimo cukup keras. "Papa aku direktur di rumah sakit besar. Papamu perusahaan kecil ya?"


Aruna diem. Pipinya merah. 


Bu Guru Sinta langsung nepuk tangan. "Bimo! Gak boleh gitu. Semua pekerjaan orang tua hebat."


Tapi kata-kata Bimo udah masuk ke kepala Aruna.


Sepulang sekolah, di mobil, Aruna diem aja. Gak nyanyi. Gak cerita.


"Kenapa nak?" tanya Arfan sambil liat spion.


"Gak apa-apa pa." Aruna peluk boneka beruangnya.


Sampai rumah, Ran udah masak. Tapi Aruna cuma makan 3 suap. Terus minta ke kamar.


Ran nyamperin. Duduk di pinggir kasur. "Aruna, kenapa?"


Aruna diem lama. Terus dia nanya pelan. "Ma... perusahaan papa kecil ya?"


Lihat selengkapnya