CANON

Afina Iskandar
Chapter #17

17 - Sakti

“Apa Raga baik-baik aja belakangan ini?”

Sakti memulai shiftnya dengan terburu-buru. Kalau saja tadi rapat persiapan LDK20 tidak molor dan Nada tidak menahannya dengan pertanyaan ganjil itu, Sakti tidak akan telat sampai di minimarket tempat ia bekerja paruh waktu. Ada dua hal yang tidak berhenti berputar-putar di kepalanya saat ini, raut wajah Nada ketika berbicara dengannya tadi sore dan seorang gadis berseragam SMA Safir Biru yang kini berdiri menatap Sakti di depannya.

“Kenapa?” ucap Kei tanpa ekspresi, seperti biasa.

Sakti membuang pandangannya dan beralih ke beberapa barang yang hendak dibeli Kei. Dua botol air mineral dan satu pak rokok.

“Setahu saya, batas usia minimal untuk mengkonsumsi rokok itu 18 tahun,” ujar Sakti tanpa memandang lawan bicaranya dan berfokus pada barang yang ada di tangannya.

“Setau gue, batas usia minimal kerja di Indonesia itu juga 18 tahun,” Kei meletakkan selembar lima puluh ribu. “Sekolah dan orangtua lo tahu ?”

“Beberapa bulan lagi usia saya 18 tahun.”

“Tanggal berapa?” tanya Kei.

“Apa perlu saya jawab?”

“Iya, perlu.”

Namun Sakti memilih tidak menjawab, “Kamu tahu dari mana saya kerja di sini?”

Lihat selengkapnya