CANON

Afina Iskandar
Chapter #30

30 - Ibu Ayudisha

Renada tidak ingin selamanya menjadi gadis penakut yang hanya bisa menanti ketidakpastian.

Dengan segala keberanian yang sudah dihimpun sejak kemarin, dengan mantap Nada melangkahkan kaki ke ruang Kepala Sekolah Safir Biru. Jika Brie dan Kei memperjuangkan apa yang menurut mereka patut diperjuangkan, maka Nada pun akan melakukan hal yang sama. Ia akan berusaha meringankan hukuman kedua temannya dan membela Bu Ros. Tidak pernah rasanya Nada serisau ini, ia selalu mendadak mules dan berkeringat hebat ketika akan menghadapi ujian ataupun berbicara di depan banyak orang, tapi ternyata itu semua tidak ada apa-apanya dibandingkan nekat menemui Pak Pras yang terkenal galak dan keras kepala.

Nada duduk di lorong sekolah menanti giliran masuk ke ruang Pak Pras. Siang itu berjalan begitu lambat, Nada hanya memandangi sepatu Converse Chuck Taylor All Star 70 yang warnanya sudah semakin pudar sambil sesekali memainkan kuku tangannya. Sepasang sepatu hadir di depan sepatunya dan Nada otomatis melirik siluet yang menghadang pandangannya.

“Udah lama?” Raga berdiri di hadapan Nada, tersenyum dan menyodorkan sebotol air mineral dan satu buah coki-coki, seperti biasa.

“Kamu ada urusan juga sama Pak Pras?” tanya Nada terkejut.

“Ada,” jawab Raga mantap. “Aku diutus buat mendampingi kamu menghadap Pak Pras.”

“Diutus sama siapa?” mimik Nada berubah serius.

“Hmm,” Raga melirik sekitar lalu menatap Nada kembali sambil berbisik, “Sama Ibu Ayudisha.”

Nada terlihat heran, “Ibu Ayudisha siapa?”

“Ibuku,” sahut Raga disusul tawa kecil.

Lihat selengkapnya