CANON

Afina Iskandar
Chapter #42

42 - Dua Pop mie

Mereka yang kerap membuat orang lain tertawa adalah mereka yang paling memahami arti kesedihan.

Dua Pop mie yang baru diseduh diletakkan di depan Nada dan Raga. Mereka berdua memutuskan berteduh di sebuah warung kecil karena Raga menyadari bahwa kunci rumahnya mungkin terjatuh di jalan tanpa disadari. Nada langsung meraih Pop mie miliknya  tanpa basa basi dan menyeruput isinya secepat kilat.

“Udah gak makan berapa hari, Ren?”

“Jangan ganggu orang lapar,” sahut Nada dengan mulut penuh.

“Beneran nanya, kan udah seminggu lebih gak ketemu.” Nada terhenti mendengar jawaban Raga. Ah benar, ini kali pertama mereka berjumpa lagi. Bedanya, Raga tidak mengenakan seragam melainkan sebuah kaos putih berbalut kemeja flanel bermotif kotak-kotak biru putih. Aura Raga memancarkan kehangatan yang berbeda hari ini.

“Aku baru sadar, ternyata menyakitkan banget ya ngeliat orang nangis,” Raga membuka percakapan.

“Mungkin karena kamu selalu bikin orang-orang sekitar kamu ketawa.”

“Iya, lega aja rasanya bikin orang bahagia.”

“Kalau bikin bahagia diri sendiri, rasanya gimana?” tanya Nada penasaran.

Lihat selengkapnya