CANON

Afina Iskandar
Chapter #60

60 - Raga & Renada

2015.

Raga berdiam diri di antara puluhan wisudawan. Matanya mencari sosok yang sudah begitu lama hanya mampir di pikiran. Berbalut masker dan topi untuk menyamarkan diri, Raga berdiri tepat di pintu keluar gedung utama sembari terus mencari. Pandangannya terhenti pada satu titik. Gadis itu sungguh bersinar dengan balutan toga, wajahnya berseri-seri, auranya benderang. Ia lantas berfoto di depan gedung fakultas kedokteran dengan Bude dan Pakde nya—yang sama-sama mengenakan pakaian batik, ekspresi mereka turut sumringah. Gadis tersebut lalu mengajak pria berpakaian rapi yang sedari tadi bertugas memotret untuk bergabung di sebelahnya, mereka mengabadikan momen bahagia itu berkali-kali, tentunya dengan gaya yang berbeda-beda. Raga tersenyum, ia bisa merasakan kehangatan itu, meski dari jauh, di balik persembunyiannya. Penampilannya yang menyedihkan terlalu kontras untuk bergabung bersama mereka, di antara Nada dan Sakti yang kini sudah bukan lagi murid SMA seperti dalam ingatannya, melainkan sama-sama dua orang yang menyandang sarjana kedokteran. Sedangkan dirinya, seseorang yang masih berjuang sembuh dari penyakit ganas bertahun-tahun tanpa kepastian.

Selamat Renada, ujar Raga lirih sebelum berbalik dan pergi…lagi.

2017.

Sudah satu jam lebih Raga berdiri memandangi pintu masuk Rumah Sakit Medikara. Hari ini Nada resmi menyelesaikan program profesi setelah dua tahun menjalani masa koas. Walau kali ini Raga merasa sedikit lebih percaya diri dengan membawa satu kotak Choki-choki, tanpa masker, berbalut coat hijau army dan topi hitam bertuliskan huruf katakana, kakinya tetap tidak bisa bergerak maju. Ia terpaku begitu lama di depan gedung rumah sakit, berbalut keraguan, pertanyaan, dan harapan yang lahir dari penyesalan. Butuh dua tahun bagi dirinya untuk mengumpulkan keberanian hingga hari ini, nyatanya, ia tetap gusar. Sayangnya, pada akhirnya, Raga memutuskan pulang dan meyakinkan diri untuk kembali keesokan harinya, tanpa menyangka sebuah kecelakaan akan merenggut rencana-rencana itu.

2020.

Lihat selengkapnya