.......... 0><0........
Sementara itu di alam mimpi theta 2, Barli yang masih dalam kondisi tertidur sementara Bamba yang sudah bangun sejak awal, ia segan untuk membangunkan Barli yang sedang tertidur dengan lelap.
Bamba membuat perapian untuk membuat dan menyiapkan makan, karena sudah terlalu lama mereka beristirahat, Bamba mengeluarkan 3 buah bunga kamboja yang akan dimasaknya dari dalam tasnya, benar saja saat Bamba sedang memasak dimana masakan yang ia masak mengeluarkan aroma yang mengundang selera makan, aku yang saat itu tertidur mencium aroma bunga kamboja yang dimasak oleh Bamba serentak aku terbangun karena menghirup aroma sedapnya masakan Bamba.
"Bamba!! Sedang apa kamu?" Tanyaku sambil berusaha untuk bangun dari tidur
"Aku sedang membuat sayur bunga kamboja Barli!!"
"Harum sekali masakanmu Bamba, darimana kamu belajar memasak Bamba?"
"Barli ingatlah aku juga pernah menjadi bagian dari mahluk hidup yang berawal di alam nyata dan bermetamorfosdream di alam mimpi, bangunlah dari tidurmu Barli, karena masih jauh perjalanan yang akan kita tempuh.
Kemudian akupun bangun dari tidurku dan langsung aku duduk diantara perapian masakan yang Bamba masak saat itu.
"Bamba sepertinya aku terlalu banyak tidur?" ungkap Barli
"Wajar Barli kita berdua sudah terlalu lelah melakukan perjalanan, masih ingatkah kamu, dan kita mengalaminya bersama, dimana kita bertemu dengan rubah hitam dan prasasti yang kita baca bersama,"
"Iya iya! aku ingat Bamba, hanya saja aku terlupa untuk apa kita melakukan perjalanan sejauh ini"
"Bamba tertawa terbahak-bahak karena ia mendengar pertanyaan dariku"..
"Hahahaha... Barli...Barli...kamu terlalu lama tertidur hingga kau melupakan perjalanan kita, dimana kita telah bertemu dengan Rubah Hitam yang bersujud meminta ampun kepada MAHA SEGALA atas dosa yang telah ia lakukan, karena ia adalah pelopor pembunuhan yang dilakukan oleh dirinya di alam mimpi, bahkan kau telah bisa membaca prasasti yang terukir dipermukaan kayu"......
"Oalaaa iya yaa Bamba, sekarang aku ingat... Hahahaha... Aku tertawa dengan lepas, kenapa akhir akhir ini aku menjadi pelupa, mungkin sudah terlalu banyak pikiran yang terus menerus mengisi memori ingatanku"
"Bamba !! Sepertinya perutku sudah kosong dan harus diisi"...
"Hmmm.. Iya Barli aku tahu kau sudah terlalu lapar untuk meneruskan perjalanan kembali"
"Kemarilah mendekat Barli...ayo kita santap makanan buatanku, sup kamboja kelopak lima ini adalah makanan favoritku, dan aku sangat berharap kamu juga bisa ikut mencicipi masakanku"
"Oooo jadi masakanmu yang membuat aku terbangun dari tidurku?"
Hahahaha ... mereka berdua tertawa bahagia.
Kemudian mereka berdua menyantap masakan Bamba.. sambil mereka berbincang
"Bamba sepertinya aku mulai terbiasa dengan makan makanan alam mimpi"
"Ya Barli kamu memang sudah seharusnya mulai menyukai makanan alam mimpi."
"Makanan alam mimpi sebenarnya hanya itu itu saja yaaa?... tapi banyak varian yang bisa menjadikan bunga kamboja menjadi rasa yang berbeda"
"Memang apa yang paling kamu suka dari menu kamboja?" Tanya Bamba