"Semua yang diceritakan Tigakorak kepada kami mengenai kamu, ... benarkah bahwa kamu pernah menjadi mahluk kepercayaan Ratu Sikira?"
Leli Menyani menatap kami berdua dengan wajah yang sangat serius, sementara kami berdua sedikit grogi karena kecantikan Leli Menyani kami tidak berani menatap balik.
"Benar!, dahulu aku adalah makhluk kepercayaan Ratu Sikira, selama hidupku belum pernah aku bertemu dengan mahluk sebaik Ratu Sikira, kalau saja sekarang ia masih hidup, apapun yang terjadi aku akan tetap setia bersamanya"
"Ia melebihi dari seorang ibu, ia sangat bijaksana, sebagai pendamping Raja dan juga sebagai Istri Raja Bargo dalam menjalani pemerintahan Kerajaan Alam Mimpi ia selalu bertindak penuh dengan kehati-hatian dan penuh kesabaran, semua rakyat alam mimpi sangat mencintai Ratu Sikira"
"Kumohon satu permintaanku!, jangan kalian tanyakan bagaimana Ratu Sikira wafat, karena itu bisa melukai hatiku"
"Baik" jawab Bamba.
"Aku Juga ingin bertanya kepadamu Leli, apakah benar kamu yang merawat Beruang Langit?"
Leli Menyani dengan tatapan kosong ia tersenyum,
"Sungguh hewan alam mimpi itulah yang membuat aku bahagia, Beruang Langit bagiku adalah hewan sakral yang terhapus dalam mitos alam mimpi, apakah sepupuku Tigakorak menceritakan semua tentang Beruang Langit?"
"Iya, Tigakorak menceritakan sebatas yang ia ketahui saja"
"Mengapa kalian tanyakan Beruang Langit kepadaku?, ada apa dengannya? apakah ia sakit atau sudah mati?"
"Sejauh semua cerita yang kami dengar, Beruang langit masih hidup dan sekarang ia menjadi penunggu makam Ratu Sikira" jawab Bamba.
"Iya itu aku tahu, beruang langit itu sangat setia dengan Ratu Sikira, Beruang Langit adalah makhluk yang sangat berbahaya, bahkan utusan Dewa-Dewa Yunani yang pernah singgah ke alam mimpi, ingin sekali memiliki Beruang Langit yang berada di alam mimpi, karena Beruang Langit sangat cerdas dan bahkan ia bisa membaca pikiran semua mahluk, makanya ia tak pernah bisa dikalahkan"
"Apakah kalian pernah mendengar Varkaleri?"
"Tidak" jawab kami berdua
Leli Menyani sedikit tersenyum sinis mendengar jawaban kami berdua
"Varkaleri adalah utusan Dewa Zeus yang diperintahkan untuk membawa pulang Beruang Langit, namun ia gagal untuk membawa Beruang Langit, sampai suatu hari ia meminta kepada Ratu Sikira agar beruang langit diserahkan kepadanya sebagai hewan peliharaan Dewa Zeus"
"Dan aku melihat Ratu Sikira dengan bijaksana dan damai, ia menukar permintaan Dewa Zeus dengan sebuah bibit Pohon Saga Dewa"
"Kemudian Varkaleri dengan hati yang terbuka menerima tawaran dari Ratu Sikira"
"Valkaleri membawanya ke Dunia Kerajaan mitos Yunani"
"Setelah lama tentang kejadian itu, Dewa Zeus mengirim sebuah Pedang Hitam yang mana pedang itu terbuat dari material baja yang terdapat di kosmik yang berdampingan dengan matahari"
"Pedang itu kemudian di hadiahkah untuk Ratu Sikira dan diberikan kepada Jendral Burbi pimpinan pasukan khusus yang banyak berjasa di Alam Mimpi"