CATATAN MIMPI

ichwan susandi
Chapter #29

#29 Botol Cahaya Biru dari Alam Mimpi

Saat kami berdua melakukan perjalanan kembali, ditengah hutan yang lembab


Bamba, kenapa saat kita ingin berpamitan tiba-tiba kamu ada kepikiran untuk meminta Whatsapp Leli Menyani?


Sambil Bamba berjalan dan melirikku dengan wajah yang sedikit ngeselin ia berkata sambil tersenyum dan mengatakan; "Hehehe ... karena wajah Leli Menyani bagiku seperti rembulan yang sinarnya dapat memadamkan kebakaran hutan di kalimantan, senyumnya yang membuat para koruptor menjadi tobat, intinya Leli Menyani cantik banget Barli, kalau saja dia mau jadi kekasihku, 10 Beruang langit saya akan lawan!!, Saya akan lawan!, Saya akan lawan!"

"Hahaha bicaramu seperti seorang tokoh yang pernah saya kenal, tapi aku lupa"

"Bamba kalau kamu suka sama Leli Menyani kenapa kamu tidak kepoin aja melalui IG atau FB nya Leli Menyani?"

Mengkerut wajah Bamba "Apa itu Barli? ... IG, FB? apakah dia ahli sihir dialam mu?"

"Aaah sudahlah Bamba, biar nanti aku saja yang mencari IG nya leli Menyani atau di FB nya saat aku kembali ke alam nyata, kalaupun aku menjelaskannya kepadamu pasti kamu pun tidak mengerti "


Bamba melirik curiga kepadaku dengan lirikan yang sinis dan sedikit rasa cemburu diekspresi wajahnya.


"Barli sudah berapa lama kita berjalan? sepertinya aku merasa kelelahan, apakah air minum yang berada didalam tas perbekalan kita masih ada? aku ingin minum Barli dan sedikit beristirahat.

"Tenang Bamba persediaan kita cukup untuk bisa sampai ke makam Ratu Sikira" jawabku

"Barli aku butuh makanan yang manis, apakah masih tersedia manisan batang kamboja yang ada di box makanan yang berwarna hitam?"

"Oalaa jadi box hitam yang ada ditas ku itu adalah punya kamu"

"Bamba, saat kita berlari menghindar dari serangan Naga Leli Menyani, aku merasakan makanan yang didalam box itu tumpah, makanya isi dalam tas ku menjadi lengket semua, karena baru tahu aku kalau yang ada didalam box hitam itu adalah manisan batang kamboja"

"hihihih ... kamu kan tahu kalau aku adalah seekor semut yang suka dengan manis" jawab Bamba nyeleneh

"Oiya yaa .. aku sampai lupa kalau kamu adalah seekor semut yang menyebalkan" ungkap Barli kepada Bamba sambil kami tertawa.


"Barli kalau begitu sebaiknya kita beristirahat disini saja, untuk melepas lelah kita, dan sepertinya tempat ini sangat cocok untuk kita beristirahat"

"Baiklah Bamba, kita beristirahat di tempat ini"


kemudian kami duduk berdua dan bersandar disebuah batang pohon tua yang sudah lapuk dan lembab


"Mana minumnya Barli, aku haus sekali"

" Sebentar Bamba aku akan mengambilnya dari dalam tas ini"

"Iya.. iya Barli, terima kasih"


Lalu aku mengambil botol minum yang ada didalam tasku, botol itu aku berikan kepada Bamba, dan kami berdua minum minuman yang ada dibotol itu.


"Aaaaaakkkrrh, segar sekali Barli minuman ini, mungkin aku yang terlalu dahaga menjadikan minuman air putih ini sangat menyegarkan untuk badan dan lelahku"

Lihat selengkapnya