CATATAN MIMPI

ichwan susandi
Chapter #31

#31 Miror Theta

----->O><O<----

Aku yang tertidur dialam nyata kembali berada dengan Bamba di alam mimpi yang sedang menjalani perjalanan.


"Bamba berada dimana aku Bamba?"...

"Kamu sudah berada di alam mimpi kembali Barli, Baru saja kamu mengalami Miror Theta"

"Apa itu Miror Theta Bamba?"

"Miror Theta adalah, dimana kamu mengalami mimpi dialam mimpi, yang isi mimpi itu adalah kejadian di alam nyata, kondisi Thetamu sudah level tinggi Barli, kau memang makhluk pilihan dialam mimpi ini Barli.

Sekarang aku percaya bahwa apa yang dikatakan oleh Leli Menyani itu benar kau bukan makhluk sembarang tapi kau adalah makhluk pilihan alam mimpi"

"Bamba apa yang kau katakan, aku masih tidak mengerti Bamba"

"Nanti kau akan mengerti Barli"

"Barli ada yang ingin aku tanyakan kepadamu?"

"Apa Bamba?"

"Saat aku melihatmu bermimpi aku melihat kau seperti kesakitan menahan sakit, apa yang kau rasakan disana Barli"

"Saat aku berada di alam nyata sakitku kambuh Bamba, aku merasakan sakit yang sangat hebat, itulah mengapa alasanku aku lebih suka berada di alam mimpi dibanding dialam nyata"

"Apakah disaat sakitmu di alam nyata, kau pernah didatangi oleh 3 makhluk yang memandikanmu dan memotong rambutmu?"

"Iya Bamba dari mana kamu tahu Bamba?, aku tak pernah cerita tentang itu kepadamu, darimana kamu tahu Bamba?"

"Barli apakah ada makhluk lain yang sangat dekat denganmu saat kau terbaring dirumah sakit?"

"Tidak ada Bamba, makhluk apa Bamba?"

"Disaat kau mengalami Miror Theta aku berusaha untuk masuk kedalam Thetamu, namun disaat aku mulai memasuki Thetamu, gerbang Thetamu terkunci, seharusnya Theta mirormu terbuka"

"Dan kurasakan aura Thetamu, saat itu kuat sekali energi iblis yang menguasai thetamu"


"Bamba kenapa obrolan kita jadi seserius ini? apakah ada makanan yang salah masuk kedalam tubuhmu Bamba?"

Dengan senyum yang kecut Bamba berkata"Ini serius Barli, untuk pembicaraan yang satu ini kumohon jawablah aku dengan serius Barli"

"Iya Bamba, kejadian 3 makhluk yang memandikan aku dan memotong rambut dan kukuku itu belum lama terjadi, aku pun merasa aneh saat aku dimandikan terlalu banyak bunga kamboja, saat itu aku berpikir itu adalah bagian penyembuhan Theraphy, tetapi sampai sekarang aku tidak mengerti, lagi pula kejadian itu sudah lama aku lupakan Bamba"

"Iya sekarang aku mulai paham Barli, salah satu atau dua atau tiga, orang-orang yang berada didekatmu adalah Iblis, aku tidak tahu dari generasi berapa iblis itu ada, tapi yang kurasakan kuat sekali energinya"


"Barli kau harus berhati-hati dengan orang-orang disekitarmu Barli!!"

"Dan aku yakin seyakin yakinnya Buku Catatan Mimpi yang kau tulis sebagai petunjuk mengetahui keberadaan dimana Raja Bargo dan mahluk-mahluk penting alam mimpi"


"Jangan lupa dengan pesanku Barli, Balurkan air liurku pada buku Catatan Mimpi yang kau tulis, karena dengan apa yang kau lakukan maka buku itu tidak akan terlihat oleh bangsa Iblis, jangan lupakan pesanku Barli"

"Masih kau simpan Botol air liurku Barli?"

"Masih Bamba, ada dikantongku Bamba"

"Baiklah kalau begitu Barli, sekarang kita harus meneruskan perjalanan kembali, apakah kau sudah cukup beristirahat disini Barli?"

"Aman Bamba, aku sudah cukup beristirahat disini"

"Oke sekarang ayo kita bangun dan melakukan perjalanan kembali."


Akhirnya kami berdua melakukan perjalanan kembali untuk menuju makam Ratu Sikira, diselah-selah perjalanan kami berbincang ringan agar perjalanan kami tidak terasa memberatkan


Lihat selengkapnya