Catatan Orang-Orang Linglung

Eza Budiono
Chapter #3

Catatan 3

“Kau normal, kan?” ucap Bang Ridwan memulai percakapan. Kami berdua memutuskan untuk pergi ke kedai kopi, sedangkan istri dan anaknya beristirahat di kosku.

“Gila...” ucapku mendengus sambil ingin langsung beranjak dari tempat itu namun bingung dengan caranya. Hubunganku dengan Bang Ridwan tidak pernah bermasalah. Kami baik-baik saja selama ini. Kami mungkin tidak terlalu dekat sebab jarang sekali ada dua orang saudara laki-laki yang dekat, namun kami tetap saling menjaga satu sama lain.

“Kau hanya perlu menjawab, Malik!”

“Sejak bertugas di kota ini, aku sudah meniduri sedikitnya lima orang perempuan. Semuanya kugoyang dengan batang yang berdiri. Ukuran normal yang bagaimana lagi yang kau mau dengar?”

“Bisa saja kau suka keduanya.”

“Apa ukuran untuk membuktikan itu?”

“Kau menikah.”

“Banyak orang yang tidak normal menyembunyikan ketidaknormalannya dengan menikah.”

“Kau tidak ingin seperti orang-orang itu?”

“Ah, sudahlah.”

“Kau benar tidak tertarik dengan laki-laki?”

“Tidak!”

“Membayangkan dengan laki-laki?”

“Tidak!”

“Semua orang khawatir sebab sekarang tubuhmu berotot begini!”

“Aku membentuk semua ini tidak di tempat gym dan hanya latihan di dalam kamar kosku.”

Lihat selengkapnya