Catatan Suami Gebleg

Firmansyah Slamet
Chapter #26

Kedua puluh tiga



"Enggak kasihan dengan Nerissa?" tanya Rena


Aku fokus mengemudi, aku pura-pura tidak mendengarnya. Masa lalu bersama Nerissa dan perjuangan untuk menyatukan perbedaan malah hancur tak bersisa karena kebodohan Nerissa dalam mengambil keputusan.


"HEI!" seru Rena mengagetkanku, tentu saja aku masih berpura-pura.


"Apa?"


"Menurutmu, gimana keadaan Nerissa?"


"Mau bagaimanapun, suaminya sudah mati... Ikhlas atau tidak, suaminya enggak akan hidup lagi," jawabku masih fokus pada jalanan, "Begitu juga dengan kematian orang tuanya dulu"


"Sekarang dia jadi janda, apalagi saat ini dia hamil" ujar Rena.


Ada firasat buruk saat Rena mengatakan hal mengenai kehakiman Nerissa. Buruk sangka pada Tuhan tidak lagi terbendung. Apakah tuhan ingin menghina kami berdua atau hanya ingin kembali menguji kesabaran ku menghadapi Rena. Jika hanya ingin menguji, aku akan dengan bangga menunjukan bahwa aku rela hancur bersama Rena.


"Kenapa aku tidak bisa seperti Nerissa atau perempuan lain yang bisa hamil dan menjadi wanita seutuhnya" ucap Rena.


Sudah kuduga, aku tidak akan mengeluh, mengumpat atau menyerah. Tuhan... Lihatlah aku yang siap berperang dengan hal ini. Aku pertaruhkan segalanya agar engkau tahu bahwa aku tidak akan tumbang! Bahkan jika harus melawan alam semesta yang engkau ciptakan.


"Aku merasa hancur..." kata Rena.


"Aku enggak akan pergi, kalau perlu kita hancur bersama" jawabku.




****



Beberapa pekan ini Rena kembali selalu memeriksa testpack berharap keajaiban dari siapapun bahkan jin botol sekalipun harus bisa turun. Dalam hati aku menertawakan ujian dari Tuhan, ujian receh ini harusnya tidak perlu semudah ini.


"Ren, mau coba lagi?" tanyaku.


Rena tak menjawab, tanpa basa-basi aku kembali mencoba untuk kembali membuat keajaiban agar testpack berikutnya bisa berubah menjadi garis dua tidak peduli sudah berapa banyak aku keluarkan bahkan angin sekalipun.


"Yakin kali ini jadi?" tanya Rena memantik korek untukku merokok.

Lihat selengkapnya