Blurb
Wisma Bahagia adalah kontrakan tua di Yogyakarta dengan cat kuning yang sudah pudar—dan rumah bagi lima orang yang tidak pernah benar-benar nyambung satu sama lain. Ada Damar, mahasiswa semester sepuluh dengan skripsi mandek di Bab 2. Ada Bang Robi, "konsultan independen" yang kerjaannya nggak jelas. Ada pasutri baru menikah yang privasinya setipis dinding kontrakan. Dan ada Bu Darsih, penjaga rumah yang lebih berkuasa dari pemiliknya sendiri.
Semua berubah saat sebuah pesan masuk jam sebelas malam: Wisma Bahagia akan dijual ke developer.
Yang dimulai dengan kepanikan kolektif berubah jadi perjuangan paling berantakan yang pernah ada—surat protes yang salah alamat, operasi rahasia yang berakhir di warung kopi, latihan negosiasi yang gagal total. Tapi di balik semua kekonyolan itu, lima orang asing ini perlahan belajar satu hal: rumah bukan soal bangunan yang sempurna, tapi soal orang-orang yang memilih untuk tidak menyerah satu sama lain.
Komedi domestik tentang kehilangan, kebersamaan, dan kenapa kadang menang itu nggak harus elegan.