CEWEK DINGIN KESAYANGAN KETUA GENG MOTOR TERKENAL

Shinta Dwi F
Chapter #7

Cewek Dingin kesayangan KETUA GENG MOTOR TERKENAL

*BAB 7: BALAPAN LIAR*


Ancaman Celine bukan gertakan kosong.


Dua hari setelah kejadian di parkiran, teror dimulai.


Pertama, ban motor bebek Zea digembosi orang tidak dikenal di parkiran sekolah.


Kedua, laci meja Zea diisi sampah dan tulisan spidol merah: _JAUHIN ARKANA ATAU GUE BIKIN LO PINDAH SEKOLAH - C._


Ketiga, yang paling parah, terjadi sore ini.


Zea pulang les jam 6 sore. Jalan Pulogebang agak sepi. Tiba-tiba dua motor RX King tanpa plat nomor memepetnya.


"Hai cantik, ikut kita yuk!" teriak salah satu cowok dengan jaket geng lain, bukan Garuda Riders. Jaketnya tulisan _BLACK WOLF - BEKASI._


Zea ngebut, tapi motor bebeknya pelan. Dua motor itu terus memepet, menarik tas Zea.


"LEPASIN!" Zea berteriak.


Tepat saat tasnya hampir ditarik, suara yang sangat dikenal Zea meraung dari belakang.


_BRAAAAAAP!_


Yamaha R1 hitam melesat dengan kecepatan gila, menyalip dan langsung menabrak motor Black Wolf yang satu hingga oleng.


Arkana.


Tanpa helm, wajahnya penuh amarah. Dia menendang motor satu lagi.


"JANGAN SENTUH CEWEK GUE!" bentaknya.


Dua motor Black Wolf itu kabur, tapi sempat berteriak, "KATA CECE CELINE, INI BARU PERINGATAN! KALAU MASIH SAMA ARKANA, KITA BAKAL BAWA DIA BENERAN!"


Arkana tidak mengejar. Dia langsung berhenti di samping Zea yang gemetar di atas motornya, hampir jatuh.


Zea menangis. Bukan nangis manja, tapi nangis takut. Pertama kalinya dia benar-benar takut.


Arkana turun dan langsung memeluk Zea yang masih di atas motor.


"Udah, udah gak apa-apa. Ada gue," bisiknya, mengusap punggung Zea yang gemetar.


"Ka... mereka... mereka mau bawa gue..." isak Zea.


Arkana matanya merah. Rahangnya mengeras sampai berdarah digigit.


Malam itu, di markas Garuda Riders, rapat darurat.


Semua anggota lengkap. 20 motor. Wajah semua serius.


"Celine kerja sama sama Black Wolf Bekasi. Musuh bebuyutan kita," jelas Bara sambil menunjukkan chat dari informan. "Dia bayar mereka 10 juta buat gangguin Kakak Ipar."


"Kurang ajar!" Jody memukul meja.


Arkana duduk di tengah, diam. Dia menatap foto Zea di HP-nya. Foto diam-diam yang dia ambil waktu Zea tertidur di garasi.


"Ketua, kita serang balik aja markas Black Wolf malam ini!" kata Reza.


Lihat selengkapnya