Charu

sk_26
Chapter #30

Aku mencintaimu!

“Hey, mengapa menangis!?” Suara itu, Charu segera mengangkat wajahnya.

“Kak Natsu?”

Natsu mengeluarkan sebuah sapu tangan, lalu dengan lembut mengusap kedua pipi Charu sambil tersenyum. “Semua orang menyambutku di Aula, kenapa kau justru ada disini? Apa yang sedang kau lakukan?”

“Kak Natsu,” masih dengan suara tersedu. “Kakak, selamat atas pertunanganmu. Aku sangat bahagia, kau dan putri Reina akhirnya akan menjadi pasangan dan mengikat janji.”

Pangeran tersenyum kecil, “siapa yang bertunangan?”

“Kak Natsu, apa kau tahu ... Putri Reina sangat mencintaimu. Dia selalu membicarakan hal-hal tentangmu ketika sedang mengobrol denganku. Aku rasa dia selalu memikirkanmu. Apa kau tahu, dia sangat cantik dengan kalung permata biru pemberianmu.”

“Charu hentikan!” Natsu mencengkeram pergelangan tangan Charu. Untuk pertama kalinya, pangeran Sora itu bersikap begitu tegas terhadap adik sepupunya. “Apa kau sudah puas?”

“Kak Natsu,” Charu menatap pangeran Natsu dengan sangat dalam.

“Charu, berhenti berpura-pura. Sampai kapan kau akan terus seperti ini?”

Charu tak menjawab. Ia tak mengerti mengapa kak Natsu tiba-tiba seperti ini.

“Charu, kenapa kau tidak membalas surat itu!?”

“Surat?” Charu mengulang pertanyaan kak Natsu. “Surat apa?”

“Surat yang aku kirimkan padamu sebelum hari pertunangan ini, mengapa kau tak pernah berniat untuk membalasnya!? Apa kau sudah tak memperdulikan aku?”

“Kak Natsu, kakak bicara apa?”

“Charu ... sekarang katakan padaku, apa kau bersedia untuk pergi bersamaku. Kita tinggalkan negeri Nariong dan memulai kehidupan baru bersama. Charu, menikahlah denganku!”

Plakk!!

Tamparan itu mendarat tepat diwajah Natsu. “Kak Natsu!” Charu seketika bangkit dari duduknya. “Apa kakak sudah tak waras mengatakan hal seperti itu di hari pertunanganmu dengan putri Reina?”

“Omong kosong ... bukankah aku sudah mengatakannya kepadamu?!”

“Kak Natsu kau adalah calon suami putri Reina. Kau, baru saja mengikat hubungan keluarga dengan kerajaan Waji. Apa yang kau bicarakan!?”

“Charu dengarkan aku!” Natsu mulai memelankan suaranya. Ia berusaha membuat Charu mengerti, “aku sudah mengetahui segalanya, Charu. Kau, adalah putri kandung dari raja Chang, bukan mendiang raja Gin. Charu, aku sudah mengetahuinya sejak lama, Ainara yang menceritakan semuanya padaku. Charu, pada akhirnya aku tak perduli apakah kau adalah putri raja Gin atau tidak, aku akan tetap mencintaimu Charu ... kita tidak terikat hubungan darah. Apa yang kau ragukan!?“

Charu menggeleng kuat, “tidak! Ainara tak mengerti apapun tentangku. Kakak pasti berbohong!”

“Charu ... putri Reina belum memutuskan apapun. Kita masih memiliki kesempatan ... aku tak perduli walau harus menentang titah raja.”

“Kak Natsu, pergilah ... jangan katakan hal bodoh itu lagi kepadaku!”

Lihat selengkapnya