Cinta di Jantung Istana

Bloody Sheesh
Chapter #18

Bab 17

“Bagaimana kau bisa ada di sini? Matamu ....”

Hores bertanya, tetapi pria itu jelas tidak memiliki pengetahuan utuh mengenai hal yang telah terjadi. Ada perbedaan tertentu, setidaknya menunjukkan bagian paling instan tentang sikap Hores saat ini. Barangkali karena pria itu baru saja mengingatnya dan bagaimana seharusnya mereka tidak berada di satu ruang bersama dengan keadaan telah menyatu. Tetapi semua terhentikan oleh memorial yang mengambil tempat.

Avanthe menelan ludah kasar sambil berusaha mencari jawaban terbaik. Dia tersenyum tipis saat Hores masih menatap penuh tanda tanya besar. Pria itu menunggu supaya dia menjabarkan bagian tertinggal di antara mereka.

“Aku terbangun di tubuh seseorang yang sudah meninggal,” ucap Avanthe lambat setelah membayangkan bagaimana dia pernah beranjak bingung pada situasi asing dan akhirnya sanggup berbaur dengan caranya sendiri.

“Wajahmu tidak berubah.”

Sekarang Hores berkomentar diliputi kebutuhan menilai. Menyusuri di seluruh wajah Avanthe nyaris tanpa melewatkan satu bagian di sana.

“Mungkin takdir membuatku tetap pada wajah yang seperti ini.”

Hanya itu yang sanggup Avanthe raih setelah perjalanan panjang sering membuatnya bertanya-tanya sendiri. Mengapa harus Averi; mengapa harus wajah yang serupa seperti ini. Namun, segala bentuk upaya tidak memberi pelbagai petunjuk sebagai sesuatu yang dia butuhkan, untuk tidak lagi menjadi pertanyaan-pertanyaan di puncak kepala terus mengikuti langkahnya.

“Kau belum menjawab ... mengapa ada di sini?”

“Tidak tahu. Beberapa orang datang ke pedesaan tempat aku tinggal. Mereka merampas anak-anak muda, kemudian kami dilatih untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan Margarheta Bell. Ibumu.”

Avanthe tidak tahu apa yang salah dari pernyataannya, tetapi Hores malah mengangkat sebelah alis tinggi. Kernyitan di kening pria itu mengungkapkan sesuatu yang belum mereka bicarakan berdua, secara intens, meski di sini mungkin saat-saat terbaik.

“Kau tidak muda lagi.”

Lihat selengkapnya