Cinta di Jantung Istana

Bloody Sheesh
Chapter #42

Ekstra Part 2

(Ekstra Part2)

“Kau merindukanku, Shilom?”

Avanthe mengerti jika dia datang terlalu mendadak, hingga Shilom terlihat tak benar-benar siap menghadapi situasi di antara mereka. Wanita itu membeku untuk waktu cukup lama, entah karena menemukan sesuatu yang baru atau sekadar terkejut mendapati dia terlihat lebih bahagia dari terakhir kali. 

Mungkin memang seperti demikian. Avanthe tak bisa mencegah bahwa wajahnya akan menunjukkan pelbagai hal yang begitu mencolok. Dia masih tersenyum. Menunggu saat-saat di mana Shilom segera mengerjap, kemudian wanita tersebut mengalihkan perhatian pada satu titik; tepat pada wajah menggemaskan Aceli—yang menengadah dengan polos ketika genggaman tangan gadis kecil itu masih bertaut di telapak tangan Avanthe.

“Dia anak siapa, Ava?” 

Kali pertama setelah hening yang bergemuruh. Shilom akhirnya mengajukan pertanyaan sambil wanita itu bersimpuh untuk menyesuaikan bentuk tubuh Aceli.

“Anakku dan Hores.”

Ada keterkejutan di raut wajah Shilom yang tak bisa wanita itu kendalikan. Barangkali Shilom sedang memikirkan sesuatu secara mustahil, tetapi tidak akan menahan diri sekadar kembali mengajukan pertanyaan, “Hope?”

Sudut bibir Avanthe melekuk tipis. Dia tersenyum merasa Shilom bersikap berlebihan. Hope tidak tumbuh dalam waktu sekejap. Namun, bagaimanapun pemikiran Shilom perlu diperbaiki. 

“Aceli. Kakaknya Hope,” jawab Avanthe dan satu-satunya hal yang ditemukan dari reaksi Shilom adalah wanita itu tampak begitu takjub.

“Jadi kau ... astaga, dia sangat cantik seperti dirimu.”

Hampir tak ada lagi yang tersisa ketika Shilom berdecak kagum. Ada keinginan menyentuh Aceli, tetapi wanita itu seperti menahan diri.

Lihat selengkapnya