Cinta di Ufuk Khatulistiwa

Oleh: Amrullah Ibrahim

Blurb

Cinta memang misteri terindah yang hadir tanpa permisi. Namun, bagaimana jika rasa itu bersemi di antara dua jiwa yang masih terikat garis darah sebagai saudara sepupu?

Kisah ini berpusat pada Bara Kembara (26 tahun), pemuda cerdas lulusan S2 Manajemen Industri dari Istanbul Technical University (İTÜ). Sebagai putra tunggal dari seorang tokoh agama karismatik, K.H. Qomaruddin Al Quthuz, Bara memiliki masa depan yang cemerlang dan prinsip hidup yang kokoh. Sebuah amanah besar membawanya meninggalkan hiruk-pikuk kota besar untuk meninjau operasional pabrik kelapa sawit di jantung pedalaman Kalimantan Tengah.

Perjalanan dinas ini tidak ia lalui sendirian. Bara ditemani oleh adik sepupu dari pihak ibunya, Camilla Samairah (23 tahun)—seorang gadis cerdas yang cantik, anggun, dan memiliki senyuman sejuk yang menenangkan. Kehadiran Camilla di tengah pedalaman yang sunyi mendadak mengubah ritme hari-hari Bara.

Di antara desau kanopi sawit yang megah dan syahdunya aliran Sungai Kahayan, kedekatan fisik dan emosional perlahan menumbuhkan getaran jiwa yang tak mampu lagi disangkal. Debaran jantung yang kian kencang di setiap perjumpaan menguji batas antara rasa kagum, kekeluargaan, dan benih cinta yang mulai bertunas.

Cinta di Ufuk Khatulistiwa adalah sebuah kisah tentang perjuangan menjaga kesucian rasa, benturan antara logika keluarga dan gejolak nurani, serta keindahan cinta yang bersemi di ujung dunia, di bawah naungan ridha-Nya

Lihat selengkapnya