Siang itu tampaklah seorang gadis rupawan nan jelita sedang duduk termenung di samping jendela rumah orangtuanya. Memang saat itu di luar sedang dingin dan sangat bersalju, akibat negara ini yang memang sedang memasuki musim salju yang telah berlangsung dari akhir bulan Desember hingga bulan Maret khusus di bagian lembah lembahnya, dan bila naik sedikit ketinggian 1.800 meter musim saljunya akan terasa lebih lama lagi, dari sejak bulan November hingga bulan Mei.
Tatapannya tak bisa dibohongi, seperti penuh kerinduan akan seseorang nan jauh disana, ah sebentar lagi.. sebentar lagi.. gumamnya dalam hati. Sambil membenarkan bantal warna pinknya, dia menarik selimutnya kembali masuk ke dalam lamunannya yang syahdu, hingga akhirnya gadis itu pun tertidur lelap dan bermimpi bertemu dengan kekasihnya tercinta.
HELENA.. HELENA..
Bangun Nak, bangun.. sudah waktunya makan malam Nak. Ayo kemari bantu mamamu ini untuk menyiapkan makan malam kita. Dengan perlahan aku membuka mataku dan tersenyum manis mengingat akan mimpi indahku yang barusan hadir dan membuatku bersemangat kembali diantara segumpal rindu yang memuncak melebihi pegunungan Alpen di Austria ini.
Baik Mom, aku akan segera datang. Apa menu makan malam kita hari ini?