CINTA ITU K.A.M.U

Shinbul
Chapter #16

DIA

Hari ini adalah hari Sabtu ketiga dalam kalenderku di bulan Mei. Dan hari ini pula rupanya hari pertamaku janjian bertemu dengan pujaan hatiku, menurutku tak perlu disebutkan lagi sosok tampan pujaan hatiku itu, ya dia tidak lain tidak bukan adalah Professor Rawikara aka Professor Ra (si dosen killer yang kini telah menjelma menjadi dosen manis dan rupawan). Sikapnya sungguh manis ketika jika sedang berbicara kepadaku, sangat berbeda ketika aku pertama kali bertemu dengannya di kelas perkuliahan di kampusku.

Tentu hal ini sangat membuatku bahagia, bayangkan saja bisa bertemu berdua dengannya selain di kampus saja sudah merupakan suatu hal yang sungguh luar biasa terutama untuk diriku yang begitu memujanya (Bahkan tanpa aku sadari, aku telah terdorong masuk terjebak dalam Fans Garis Keras Professor Rawikara Club, seperti layaknya temanku itu).

Aku memang hanya manusia biasa yang tidak bisa terlepas dari keindahan ciptaanNya (sungguh sempurna karya Sang Pencipta yang satu ini). Setiap melihatnya hatiku meronta-ronta halus bahkan sering terlihat muncul dipermukaan, terkadang aku harus berusaha menekannya agar tidak terlalu terlihat orang-orang.

Kemarin siang ketika kelas baru saja bubar, masuklah suatu pesan singkat ke dalam ponselku, isinya nomor yang tak dikenal. Begitu aku membuka dan membacanya, mataku langsung membuka tak percaya apa yang telah aku baca saat itu juga. Tampaklah pesan singkat dari Professor Rawikara / Professor Ra yang tertulis,

"Helena, kamu ada waktukah besok siang?"

Aku, Professor Rawikara (panggil saja aku Ra), ingin mengajakmu pergi makan siang bersama.

"Apakah kamu keberatan untuk pergi denganku?"

Kedua tanganku terasa lemas tak bertulang, aku bingung mau jawab isi pesannya Professor Ra seperti apa. Karena jujur aku masi tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Di satu sisi aku bahagia membayangkan ah mimpiku menjadi kenyataan, di satu sisi lainnya aku takut mengingat dia juga merupakan salah satu dosen pengajar dan pembimbing yang penting di kampusku.

"Apa kata dunia? Seorang dosen bertemu diam-diam dengan anak muridnya di luar jam perkuliahan". Sudah tentu akan menjadi gosip / bahan pembicaraan yang renyah nanti di antara para mahasiswa dan mahasiswi di kampus, juga di kalangan pengajar lainnya.

Lihat selengkapnya