CINTA ITU K.A.M.U

Shinbul
Chapter #23

PATAH HATI ITU NYATA

"Akankah ada secercah harapan untuk diriku dan dirinya dapat bersatu?". (Hatiku sedih sekali setiap mengingat akan hal ini, kisah percintaanku yang sewaktu-waktu bisa kandas di tengah jalan).

Sampai detik ini pikiran dan hatiku masih berusaha mencerna semua ucapan dari Ayahku, R. Ranu Albert Putra Adiwangsa (sosok seorang Ayah yang merupakan figur sentral pemegang otoritas dalam keluarga, pemimpin dalam keluarga, pengayom / pelindung dalam keluarga, memegang teguh Paugeran (aturan adat Jawa), menjadi teladan dalam perilaku sehari-harinya (dia mengajarkan Unggah-unggah / tata krama, filosofi hidup, dan nilai-nilai luhur Jawa seperti Tepa selira (tenggang rasa) dan Andhap asor (rendah hati). Sosok Ayah yang selalu aku hormati dan aku teladani, aku sungguh kagum dengan beliau. Dia sosok seorang Ayah yang sempurna menurutku.

Di satu sisi aku tidak mampu dan berani untuk melawan perintah Ayahku sendiri, sungguh aku tidak mampu! Di satu sisi lainnya aku pun tidak mampu untuk melepaskan seseorang yang sungguh aku cintai!

"AH ... KENAPA HARUS BEGINI?".

"DUA-DUANYA MERUPAKAN ORANG YANG SANGAT PENTING DALAM HIDUPKU".

Pikiranku hari ini benar-benar kusut sekusut benang wol yang biasa dipakai untuk merajut (Crochet). Aku tidak bisa tidur, kedua mataku tidak mau terpejam walau aku sudah memaksanya. Hatiku sungguh sedih, sampai aku pun tidak berani memberitahukan kekasih pujaanku, Helena. Aku tidak ingin dia bersedih hati karena masalah ini. Biarkan aku saja yang mencari suatu solusi untuk jalan keluar dari kisah percintaan kami ini. Sebenarnya memang salahku sendiri, yang mencoba memaksakan suatu hubungan yang pada awalnya sudah terlihat tidak akan bisa direstui karena masalah keluarga besar. Kini aku harus bersiap menghadapi hal ini, suka atau pun tidak hal ini harus aku lalui.

Siang ini aku janjian dengan Helena, kekasih hatiku. Hanya dialah yang sanggup membuatku bertahan hingga saat ini. Melihatnya tersenyum saja, hatiku menjadi hangat. Aku bisa melupakan sejenak permasalahan percintaanku itu. Hari ini kamu memakai dress berwarna hijau lumut (corak warna hijau bernuansa gelap kecokelatan yang menyerupai lumut, warna yang terinspirasi dari alam ini memberikan kesan tenang dan organik). AKU SUKA... Aku pun menampakkan senyumanku yang mempesona (karena aku tahu, Helena sangat menyukai aku terlihat lebih friendly katanya, tidak angker seperti dosen killer). HAHAHA (tawaku selalu lepas tak terkendali setiap mendengar dia berkata seperti itu).

Aku suka sekali menghabiskan waktuku bersamanya, Helena Isabel Arunika Adiwarna (sebuah rangkaian nama yang menurutku memang seindah orangnya, dulu waktu awal aku dekat dengannya, dia pernah bercerita tentang arti dari namanya yang indah itu. Nama Helena sendiri di dalam bahasa Jerman yang digunakan di Austria adalah Helena yang berarti "Cahaya yang bersinar", "Terang", atau "Obor". Nama ini juga berasal dari akar bahasa Yunani Kuno, Helene, yang sangat populer di seluruh Eropa Tengah dan sering dikaitkan dengan sinar matahari atau fajar. Dalam tradisi Katolik, nama Helena juga memiliki arti "Cahaya yang bersinar", "Obor" atau "Terang", nama ini sangat dihormati karena merujuk pada Santa Helena, seorang tokoh sejarah penting yang dikenal sebagai ibu dari Kaisar Konstantinus Agung. Sosok Santa Helena sendiri lahir sekitar 250 M, sangat terkenal dalam iman Katolik karena kesalehan dan dedikasinya. Dia diyakini sebagai penemu Salib Sejati (salib yang digunakan untuk menyalibkan Yesus Kristus) di Tanah Suci Yerusalem. Dalam agama Katolik, dia dikenang sebagai teladan iman, kerendahan hati, dan ketaatan kepada Tuhan. Meskipun berstatus sebagai ibunda Kaisar Romawi, ia menggunakan pengaruhnya untuk menyebarkan agama Kristen dan membangun banyak gereja).

Arti nama Isabel dalam bahasa Jerman (yang juga digunakan di Austria), nama Isabel (atau Isabella) berarti "Tuhan adalah sumpahku" atau "Berjanji kepada Tuhan". Nama Isabel merupakan suatu nama klasik yang merupakan bentuk variasi dari nama Elizabeth, yang berakar dari bahasa Ibrani Elisheva. Nama ini menyebar dari bahasa Ibrani melalui budaya Prancis (kombinasi Isabeau) dan Spanyol, hingga menjadi sangat populer di wilayah Eropa Tengah, termasuk Jerman dan Austria. Dalam beberapa tradisi, jika disingkat menjadi "Belle", nama ini juga dihubungkan dengan kata dalam bahasa Prancis Kuno yang berarti "Cantik".

Arti nama Arunika, memiliki arti yang sangat indah dan berkesan sekali buat aku secara pribadi. Arunika sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yaitu "Arunika", yang berarti cahaya matahari saat fajar atau sinar kemerahan di ufuk timur. Kata ini diserap ke dalam bahasa Indonesia dan sering digunakan sebagai nama bernuansa klasik atau puitis yang melambangkan kebangkitan, harapan baru, dan awal yang cerah. Jadi diharapkan seseorang yang memiliki nama Arunika ini dapat membawa cahaya dan inspirasi ke dalam kehidupan orang yang memilikinya. SUNGGUH INDAH BUKAN!

Dan terakhir nama Adiwarna, merupakan nama dari keluarga besar Ayahnya. Nama Adiwarna sendiri berasal dari "Adiwarna" dari bahasa Sanskerta yang berarti "Indah sekali" atau "Bagus sekali". Kata ini merupakan gabungan dari awalan "Adi" (unggul, besar, atau sangat) dan "warna" (rupa atau sifat). Dengan kata lain, nama Adiwarna juga bermakna keindahan, keistimewaan, kemewahan, berseri dan berkilau.

Seandainya keluarga besarku mengetahui betapa berartinya seorang Helena Isabel Arunika Adiwarna untukku, pasti mereka akan mengubah pikiran mereka dan menerimanya! Hatiku masih berasa sedih setiap mengingat kisah percintaanku. Entah dengan usaha apa aku harus mencoba melunakkan hati keluarga besarku (terutama kedua orang tuaku). Setiap melihat wajahnya yang lembut penuh kasih, aku menjadi tidak tega untuk memutuskan hubungan kami, hubungan yang kami bina dengan hati yang murni dan berasal dari samudera ketulusan hati kami berdua. TETAPI HATIKU SUDAH MEMUTUSKAN AKAN TERUS MENERUSKAN PERASAAN INI, DAN SUDAH BULAT UNTUK TETAP MEMPERJUANGKAN PERASAAN CINTA INI HANYA KEPADANYA, HELENA ISABEL ARUNIKA ADIWARNA.

Air mataku pun kembali turun dari hatiku yang sedang terluka dan koyak karena cinta yang tidak mendapatkan restu dari keluarga besarku... Hatiku seperti disayat-sayat oleh pisau yang tak kasat mata, sedih sekali...

"Oo.. Tuhanku adakah cara untukku dapat selalu bersamanya?".

"Aku sungguh-sungguh mencintainya... Sepenuh hatiku...".

Entah sudah berapa lama aku menangis, aku pun terlelap dalam tidurku, seiring lambat terdengar lantunan lagu mengenai Kasih Tak Sampai dari PADI...

Lihat selengkapnya