Blurb
Arga menulis banyak cerita yang dicintai orang, tetapi tidak satu pun benar-benar menjadi miliknya. Ia hidup di balik nama-nama lain, menyusun kalimat demi kalimat untuk dunia yang tak pernah benar-benar mengenalnya, sementara kehidupannya sendiri berjalan dalam jarak yang perlahan menjauh dari hal-hal yang seharusnya paling dekat: Lintang, istrinya, dan Ryan, anak mereka yang hidup dengan cerebral palsy.
Di dalam rumah kecil di Jogja, Lintang menjalani hari-hari yang nyaris tak berubah, merawat Ryan dengan kesabaran yang tidak pernah ia sebut sebagai pengorbanan. Cinta di antara mereka tidak pernah hilang, tetapi sering kali hadir dalam bentuk yang kelu, kaku, tertahan, dan tidak sempat diucapkan.
Ketika Arga akhirnya mencoba kembali, mencoba tinggal, mencoba menjadi ayah dan suami yang utuh, waktu tidak memberinya kesempatan.
Ia pergi. Dan dunia datang terlambat. Namun yang benar-benar ia tinggalkan bukanlah keberhasilan yang akhirnya datang, melainkan sebuah naskah yang belum selesai tentang hidupnya sendiri. Dari tempat yang tak terduga, Ryan mulai melanjutkan cerita itu, perlahan, dengan caranya sendiri.
Cinta Kelu Arga adalah kisah tentang kehilangan, tentang cinta yang tidak sempurna, dan tentang cerita yang tidak pernah benar-benar berakhir karena selalu ada seseorang yang memilih untuk melanjutkannya.