Clarissa & Gloria

Nuel Lubis
Chapter #38

Insiden di Mal

"Mas, mas,"

Firman celingak-celinguk tak keruan. Ia merasa ada yang memanggilnya. Ia kira itu suara yang ada di kepalanya. Nyatanya suara nyata. Yang telinganya bisa menangkap. Orangnya ada pula.

Tampak seorang satpam yang biasanya berjaga di depan pintu masuk, menghampirinya. Satpam itu berkata kepadanya, "Copot dulu headset kamu."

Firman langsung mencopot headset dan berkata balik, "Ada apa ya, Pak? Ada yang salah dengan saya?"

"Helm kamu dicopot dulu," kata si satpam tersenyum, lalu menunjuk ke arah Firman yang masih mengenakan helm sepeda.

Hari ini Firman terpaksa mampir ke mal ini. Sebelumnya ia mengunjungi sebuah toko reparasi ransel yang tak jauh dari mal. Perbaikan ranselnya sudah selesai. Segera ia pulang. Sayangnya, di tengah-tengah hujan turun. Awalnya rintik-rintik, lambat laun turun deras. Mau tak mau Firman mampir ke mal ini. Walaupun demikian, tetap saja ia harus basah kuyup.

Sempat ia sebentar ngopi dulu di gerai kopi yang ada. Dengan kondisi helm sepedanya masih ada di kepala. Setelah memarkirkan sepeda di tempat yang seharusnya, Firman memang selalu seperti itu. Membiarkan helm sepeda tetap terpasang.

"Emangnya kenapa?" tanya Firman mengernyitkan dahi. Karena untuk kali pertama, ada yang menegur dan menyuruhnya untuk melepas helm sepeda. Biasanya ia melenggang bebas dalam mal, dengan helm tetap ada di kepalanya.

"Nggak boleh pake helm dalam mal," jawab si satpam.

"Lah, kemarin-kemarin, nggak kenapa-napa," balas Firman yang makin mengernyitkan dahi.

Lihat selengkapnya