Clarissa & Gloria

Nuel Lubis
Chapter #52

1 Liter Pemikiran Baru

Iman berdiri cukup lama di depan rak beras di minimarket itu. Tangannya memegang satu kemasan beras merah ukuran 1 kilogram, sementara matanya membaca label harga yang ditempel di rak.

“Sebentar…” gumamnya pelan.

Di bawah label tertulis: Rp 28.000 / kg. Di rak sebelahnya ada produk lain dengan tulisan: Rp 30.000 / liter.

Iman mengernyitkan dahi.

“Loh… kilogram beda dengan liter?” katanya pelan, seperti sedang bernegosiasi dengan dirinya sendiri.

Baru saat itu ia benar-benar sadar. Bahwa secara praktis, bukan tentang teori pelajaran sekolah, yang tentang kilogram adalah satuan massa, sementara liter adalah volume. Selama ini ia memang sudah tahu, tapi tidak pernah benar-benar merasakan bedanya sampai harus memilih produk.

Ia lalu menimbang kemasan beras merah itu di tangan.

“Ini berat… bukan volume,” katanya, mengangguk sendiri seolah baru menemukan pencerahan kecil.

Ada rasa geli yang muncul. Hal sederhana, tapi cukup membuatnya merasa seperti baru naik satu level pemahaman hidup sehari-hari. Ia memasukkan beras itu ke keranjang belanja.

“Belajar bisa datang dari rak minimarket juga ternyata,” gumamnya.

Setelah membayar, Iman duduk di bangku kecil dekat pintu keluar. Ia belum ingin langsung pulang. Pendingin ruangan terasa nyaman, dan tubuhnya masih ingin beristirahat sebentar. Tangannya refleks membuka ponsel. Ia membuka Thread. Postingan pertama datang dari teman penulisnya. Seorang perempuan yang juga bekerja sebagai resepsionis hotel. Tulisan itu tidak panjang, tapi terasa padat.

"Hati nurani seperti telinga spiritual. Disiplin asketis membantu telinga itu agar tidak tuli oleh karena pathos (hawa nafsu) dan logismoi (pikiran jahat).

Hati nurani yang murni bisa menghidupkan Firman yg tertulis, menguatkan iman dan menuntun kita pada Theosis."

Iman membaca pelan. Dua kali malah. Kata-kata yang dituliskan oleh Yuni itu terasa berat, tapi justru menarik. Ia membayangkan hati nurani yang seperti telinga batin. Telinga batin merupakan alat yang bisa menangkap sesuatu yang tidak terdengar oleh telinga fisik.

Lihat selengkapnya