Namanya adalah Clarissa Larasayu Puspo Suki. Clarissa adalah nama baptisnya. Larasayu adalah nama pertamanya. Puspo itu nama almarhum ayah kandungnya yang meninggal saat Clarissa baru saja masuk SMA dan kali pertama menjadi member dari idol group tersebut.
Clarissa memandang foto ayahnya yang tersimpan di dompet. Foto ayahnya, Pak Maximilianus Puspo. Pak Puspo duduk bersanding bersama Ibu Marcelina Sukiyanti.
"Pa..." kata Clarissa lirih. "Cla kangen karo kamu, Pa."
Sekonyong-konyong Clarissa teringat saat remaja. Sebelum ikut audisi idol group tersebut, Clarissa sempat ikut audisi ajang pencarian bakat lainnya. Ia ingat saat dirinya ditemani oleh teman perempuannya yang sekarang sudah menjadi pencipta lagu. Mereka mendatangi sebuah stasiun televisi untuk mengambil formulir pendaftaran.
"Bernadet," tanya Clarissa kepada temannya yang duduk di sebelahnya, minum air mineral, "nanti kamu mau pakai nama panggung apa?"
"Maksudnya apa?" tanya balik Bernadetta Dewi Riva yang juga mengernyitkan dahi. "Itu mah nanti aja, kalau kita lolos audisi."
"Lah, ini loh, Bernadet," Clarissa menunjukkan formulir, "selain harus isi kolom nama lengkap yang sesuai KTP, harus isi nama panggung kita."
Namanya adalah Clarissa Larasayu Puspo Suki. Clarissa adalah nama baptisnya. Larasayu adalah nama pertamanya. Puspo itu nama almarhum ayah kandungnya yang meninggal saat Clarissa baru saja masuk SMA dan kali pertama menjadi member dari idol group tersebut.
Clarissa memandang foto ayahnya yang tersimpan di dompet. Foto ayahnya, Pak Maximilianus Puspo. Pak Puspo duduk bersanding bersama Ibu Marcelina Sukiyanti.
"Pa..." kata Clarissa lirih. "Cla kangen karo kamu, Pa."
Sekonyong-konyong Clarissa teringat saat remaja. Sebelum ikut audisi idol group tersebut, Clarissa sempat ikut audisi ajang pencarian bakat lainnya. Ia ingat saat dirinya ditemani oleh teman perempuannya yang sekarang sudah menjadi pencipta lagu. Mereka mendatangi sebuah stasiun televisi untuk mengambil formulir pendaftaran.
"Bernadet," tanya Clarissa kepada temannya yang duduk di sebelahnya, minum air mineral, "nanti kamu mau pakai nama panggung apa?"
"Maksudnya apa?" tanya balik Bernadetta Dewi Riva yang juga mengernyitkan dahi. "Itu mah nanti aja, kalau kita lolos audisi."
"Lah, ini loh, Bernadet," Clarissa menunjukkan formulir, "selain harus isi kolom nama lengkap yang sesuai KTP, harus isi nama panggung kita."