PERINGATAN!
Glorifinity
Kami kembali mengingatkan bahwa privasi Gloria dan keluarganya harus dihormati.
Meski sebelumnya sudah disampaikan imbauan, kami masih menerima laporan bahwa oknum tertentu masih mengikuti dan mengawasi aktivitas pribadi Gloria dan keluarganya, bahkan hingga ke tempat yang seharusnya menjadi ruang pribadi.
Tindakan mengikuti, menguntit, atau mendatangi aktivitas pribadi yang bukan untuk konsumsi publik adalah perilaku yang tidak dapat dibenarkan.
Kami meminta dengan tegas untuk segera menghentikan tindakan tersebut.
Apabila hal ini masih terus terjadi, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah lebih lanjut demi menjaga keamanan dan kenyamanan Gloria serta keluarganya.
Dukungan yang baik adalah dukungan yang menghormati batasan. Terima kasih.
Glorifinity
⌨️
Glorifinity adalah nama fansbase Gloria Hao. Kelihatannya ada lagi beberapa orang yang nekat membuntuti Gloria ke mana perempuan Tionghoa.
Firman menghela napas. Napasnya masih terengah-engah setelah beberapa jam bersepeda di kawasan Modernland, Tangerang. Ia minum dulu air minum yang ia taruh di tumbler.
Sekonyong-konyong Firman ingat mimpinya semalam. Ia bermimpi tentang arwah sahabatnya, Dias. Dias memberitahukan Firman bahwa kemungkinan besar orang-orang yang sering posting gambar, foto, dan video ke Gloria, yang tak berkaitan ke kegiatan keartisan Gloria, sepertinya berhubungan erat dengan aktivitas penguntitan beberapa orang ke Gloria.
"Yang gue lihat-lihat, mereka sengaja stalking Gloria buat nyari sesuatu yang bisa provokasi lo, bro. Mereka kayaknya tahu lo punya koneksi misterius ke Gloria. Makanya mereka ngelakuin itu buat manas-manasin lo. Kayak gini loh...
'Udah, lah, nggak usah sok pedekatein Gloria. Dia mungkin udah punya pacar. Jangan-jangan temen artisnya itu, diam-diam Gloria naksir.'
Kayak mau ngomong gitu. Dan, biar ada alasan terus menerus nge-tag Gloria video-video lagu-lagu yang menyayat hati."
Firman menyeka keringat di dahinya dengan punggung tangan. Matahari sudah mulai naik lebih tinggi, memantul di aspal jalan kawasan Modernland. Beberapa pesepeda lain melintas, tapi pikirannya masih tertinggal pada tulisan yang baru saja ia baca di layar ponselnya.