COKLAT

Dzzy
Chapter #2

Lorong

Setibanya di sekolah, aku harus menyusuri lorong gedung untuk bisa sampai ke kelasku, sambil bernyanyi kecil  layaknya butung yang bersiul di pagi hari, langkah kakiku berlahan semakin cepat ketika aku melihat dua orang yang kukenal “Haii semuanya!” suaraku begitu keras hingga orang-orang di lorong menatapku, yang membuat kedua bahuku terangkat dan wajahku yang tersenyum malu,

“Ohooyyy, Rainbow, pelankan suaramu… kau membuatku malu,” jawab seorang sahabat perempuanku yang selalu malu dengan tingkahku. Siapa lagi kalau bukan Lin, cewek cantik dengan gaya tomboy, Lin memiliki satu sifat buruk, yaitu terlalu blak-blakan, karena sifatnya itu orang yang dia suka bahkan ilfeel melihatnya.

“Hehehehe…” ucapku. Itu saja yang bisa keluar dari mulutku karena rasa malu sudah sampai ke ubun-ubun.

“Teman-teman tau nggak, restoran Jepang yang baru sudah dibuka, tauu… aagghhh! Apa kalian mau ke sana, hemm…? Hemm…?” tanya seorang temanku bernama Low dengan senyuman manjanya itu, yang membuat ku dan Lin sedikit merinding nelihatnya.

Kali ini akan aku perkenalkan temanku yang kocak, suka shopping, dan pastinya suka makan.....tapi orangnya nggak bermodal. Sering ngajak jalan, tapi maunya dibayarin. Walau nggak sering sih, kadang aja kalau lagi kesambet dia yang traktir, he… he… he… he…. Dia salah satu sahabatku yang baik banget. Dia selalu ada buat aku dan Lin, dan dia juga yang suka ngehibur kita kalau lagi susah.

Lihat selengkapnya