"emmm bu tapi ka......" bahkan kata tapi tak bisa merubah apa yang sudah terjadi. Dengan panasnya matahari waktu itu membuatku begitu berkeringat dan disetiap menit yang ku lakukan hanyalah melihat jam ditanganku berharap waktu berjalan cepat agar aku bisa pulang dan minum jus buatan bibi run juga agar aku bisa memeluk mamah dan menceritakan semua yang terjadi pada hari ini
"low, lin kalian masih ingat gak dulu sewaktu kita smp kelas 2 bukankah kita juga pernah dihukum seperti ini juga...." tanyaku kepada mereka dan membuka kembali masa lalu kita yang benar - benar tak bisa untuk dilupakan "ohoyyy rainbow kau membuatku mengingatnya kembali itu masa - masa yang membuatku malu untuk bertemu alumni smp kita " dengan spontan low menjawabnya sambil menutupi kedua wajahnya. Percakapan ini, seketika menghipnotis kita dan melupakan hukumannya "benar - benar aku sih masih ingat banget, gimana mau lupa itu moment bersejarah yang memalukan disepanjang hidup yang pernah kita buat ,nih ya yang paling aku inget kita dihukum karna sok jadi pahlawan kesingan, kita mikirnya adek kelas dibully, padahal mereka lagi akting buat acara sekolah....." jawab lin dengan lantang sambil menurunkan kakinya karna seketika dia melupakan hukuman yang harus dia jalanin, "rhiya sumpah lucu banget itu" sambungku yang juga sudah berada di posisi sama seperti Lin, "dan parahnya, kita keburu emosi, nggak pakai tanya, nggak pakai pikir panjang, langsung maju aja, woi orang bully itu pengecut, yang langsung teriak kan kalian berdua, mana Lin langsung tonjok pipi adek kelas yang kita pikir pembully lagi, sumpah lucu banget, kita dibawa sampe ke ruang BK gara-gara ini..." cerita panjangku yang membuat kita bertiga ketawa mengingat masa smp kita "mana Low waktu itu keliatan banget lagi gentlemannya" ucapku lagi sambil sambil menepuk pundak low dengan ekspresi yang mengejek, "ngapain liatnya kayak gitu, nih rainbow jangan senang dulu kamu dulu lebih parah, niatnya prank Lin pintu kaca lab lagi ditutup padahal udah kebuka biar Lin jatoh, malah salah target jadi guru Biologi kita yang kena, jadinya guru jatoh sampe - sampe jidatnya benjol besar, karna mau ngedorong pintu yang padahal pintunya udah kebuka terus mana semua orang pada ketawa lagi gak ada yang bantuin, terus aku, kamu, sama lin langsung kabur ke kantin gegara panik campur lucu karna jidatnya pak guru merah banget...ha...ha...ha " cerita dari low yang membuatku malu tambah bersalah melihat masa laluku " ohhh bener karna itu kita bertiga dipanggil ke ruang BK terus dihukum kayak gini, tapi herannya kita malah seneng karna gak pelajaran...malah kebalik sama sekarang..ha...ha...ha " jawab dan tawa lin yang membuat aku dan low ikut tertawa juga dan bahkan kita bertiga tanpa sadar meninggalkan tanggung jawab kita yang tadinya mengangkat satu kaki sambil memegang telinga kini kita bertiga sudah duduk bertiga sambil menyandar di tiang bendera.
..