“Iya…… tapi aku tak suka dengan perempuan yang mengambil gambarku diam-diam dan perempuan yang menyatakan cintanya lebih dulu,”
Jawab phi flip yang membuatku langsung terdiam, tak bisa bicara lagi, dan seketika seluruh tubuhku terasa lemas.
Setelah berkata seperti itu, Phi Flip langsung meninggalkanku tanpa mengucapkan kata maaf karena sudah menyakiti perasaanku.
Tanpa kusadari, ternyata Low, Lin,
Phi Charlie, Phi New, dan Chat mendengar pernyataan cintaku itu.
“Rainbow……” teriak Low dan Lin sambil berlari ke arahku dan memelukku.
“Tidak apa-apa, Rainbow, jangan sedih… kita di sini, kita memelukmu sekarang, jadi jangan sedih yahhh…,” ucap Low yang berusaha menenangkanku, sementara Phi Charlie dan Chat pergi mengejar Phi Flip.
“Mengapa kau begitu kejam, flip?” tanya Phi Charlie kepada phi flip dengan nada tinggi, karena merasa kecewa mengapa temannya bisa berbuat jahat kepada seorang perempuan, yang padahal dia bisa menolak dengan kata yang lebih baik.
“Apa urusanmu, charlie? Apa kau menjadi berubah seperti ini karena kau menyukai low, haaa?” jawab Phi Flip dengan nada yang tak mau kalah dari Phi Charlie.
“Aku tak pernah berubah, dan yahh memang benar aku menyukai low… kau sekarang tambah kejam dibanding dulu, flip,” jawab Phi Charlie sambil meninggalkan Phi Flip dan kembali menuju diriku dan yang lainnya.
“Menyukai itu menyakitkan, tetapi apabila phi tak menyukainya, menjaga perasaan orang itu jauh lebih baik,” kata Chat kepada Phi Flip sambil berjalan meninggalkannya.
..
Saat di kantin, aku bahkan tak sanggup memakan sesuap nasi.
“Rainbow, apa kau tak memakannya? Sini… biar aku yang memakannya…,” kata Low yang sontak membuat Lin memukulnya.