COKLAT

Dzzy
Chapter #21

Tersenyum berakhir kesedihan

Tak terasa waktu begitu cepat dan semua anak-anak sudah dijemput orang tua mereka masing-masing dan bergegas pulang. Aku mengejar Phi Flip dan berjalan di sampingnya.

“ Apa aku lebih jelek dari anak-anak itu? ” tanyaku kepada Phi Flip sambil membuat muka cemberut.

“Ha… apa maksudmu?” jawab Phi Flip dengan ekspresi wajah heran dengan ucapanku.

“Yahh kau bahkan tak mau tersenyum padaku, kau selalu tersenyum pada mereka. Jadi apa aku terlalu jelek yahhhh…,” jawabku dengan murung.

Tak terasa kita sudah berjalan sampai di parkiran.

“Tak begitu buruk,” jawab Phi Flip lalu langsung masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin.

“Apa yang tak buruk? Aku… apa kau mulai memandangku?” teriakku sambil melompat-lompat melihat mobil Phi Flip yang sudah berjalan. Walau hanya dengan kata itu saja, aku sudah begitu sangat senang. Aku berjalan menuju mobil sambil senyum-senyum sendiri "tak begitu buruk, agghhh" gumanku sambil memegangi wajahku yang sedang tersipu hanya dengan 1 kalimat itu.

“Lin… low… aku yakin kalian tak percaya ini,” kataku pada Low dan Pin yang sedang duduk di pinggir lapangan sepak bola sambil melihat Chat bermain sepak bola menemani Lin.

“Tak percaya bagaimana… haaaa? Bukankah kemarin hari Minggu? Apa kau bertemu dengan phi flip? Bagaimana, apa terjadi sesuatu?” tanya Low dengan semangat.

Akhirnya aku menceritakan semua yang terjadi kemarin dan reaksi Low hanya tertawa.

“Ohoyyy… Rainbow, phi flip hanya berbicara seperti itu saja kau sudah tergila-gila. Tapi sepertinya benar, kau lebih jelek dari anak-anak itu maka phi tak mau tersenyum padamu, tetapi lebih memilih tersenyum pada anak-anak itu… bukankah begitu, lin… lin?” jawab Low sambil memanggil-manggil Lin yang hanya terdiam karena asyik melihat pacarnya bermain sepak bola.

Lihat selengkapnya