COKLAT

Dzzy
Chapter #25

Takut menjadi bahagia

Saat phi flip ingin menciummu, aku langsung memalingkan wajah.

“Rainbow, apa kau belum menerimaku?” tanya Phi Flip dengan suara rendah dan membuat wajah cemberut layaknya anak kecil yang tak diberi permen oleh orang tua mereka.

“Emmm… bukan begitu. Apa kau tahu orang tuaku bercerai saat aku di sekolah dasar? Karena hal itu aku takut, aku bakalan ditinggalkan setelah mendapatkan menciuman. Kau pernah mencium phi flow dan bahkan sekarang kau meninggalkannya lalu menyatakan cinta padaku,” jawabku dengan menundukkan kepala dengan suara sedih.

“Rainbow, aku minta maaf. Aku selalu membuatmu sedih, tapi asalkan kau tahu, Rainbow, aku tak menciumnya. Dia yang menarikku lebih dulu dan menciumku… apa kau percaya padaku, Rainbow?” jawab phi flip kepadaku sambil memegang pundakku untuk meyakinkanku.

“Phi, aku selalu percaya kepada semua orang, apalagi dirimu. Aku memang memercayaimu… tapi untuk hal ini aku belum siap. Tolong mengerti ya, phi, karena aku benar-benar sangat takut kalau orang yang aku cintai pergi meninggalkanku, apalagi kalau ciuman pertamaku aku kasih ke orang itu…,” jawabku sambil menatap mata phi flip.

Dan tiba-tiba phi flip mencium pipiku.

“Tenang saja, walau aku tak bisa menciummu, yang terpenting aku bisa mencium pipimu dan memelukmu,” jawab phi flip lalu langsung memelukku dengan erat sambil tersenyum lebar. Seolah-olah hari ini dia sungguh-sungguh menjadi seseorang yang berbeda

"Apa kau sungguh-sungguh Phi Flip yang kukenal? Phi tidak sedang dirasuki bukan?" Tanyaku sambil memegang pipinya dan membolak-balikkan wajahnya tum memastikan bahwa sosok manis di depanku ini sungguh-sungguh Phi Flip.

Phi Flip yang menyadarinya, langsung tersenyum lebar "ini aku, bukankah aku sangat manis jika bersikap seperti ini hmmm.....kamu beruntung, kamu orang pertama yang melihat sisiku yang seperti ini" jawab Phi Flip sambil menyentuh ujung hidungku dengan jari telunjuknya sambil tersenyum licik.

Lihat selengkapnya