Connesso

Cano
Chapter #25

Chapter 25 - BENJAMIN'S POV

Awalnya aku akan membawa Mia untuk berbincang di mobil, karena aku ingin membicarakan hal yang sangat serius ini tanpa diketahui oleh orang lain. Tapi sungguh aku tidak pernah menyangka, sosok Marcello ternyata telah mengintai kami berdua dari luar kafe.

Mia yang tadi kugandeng sudah jelas ia terkejut, karena ia telah berterus terang tidak ingin kami berdua saling bertemu. Tapi sepertinya takdir berkata lain—kami bertemu dalam satu waktu, duduk bertiga di depan kafe dengan perasaan bimbang, canggung, kesal, dan kalut menjadi satu.

Tanpa menatapnya langsung, aku tahu Mia tak nyaman. Berkali-kali ia menoleh gusar melihat keadaan sekitar yang mungkin saja khawatir ada paparazi atau orang asing yang mengambil foto tanpa izin.

"Aku ... aku harus pulang." Mia mulai bangkit.

"Tetaplah duduk, Mia," sergahku tanpa menoleh. "Bukannya kau tidak mau ketinggalan informasi?"

Mia kembali duduk, sedangkan Marcello masih saja diam dengan pandangannya yang tak lepas dari Mia.

"Kenapa kau menguntitku, Marcello?" Tanya Mia.

Marcello menimpali, "kenapa kau berbohong, Mia?"

Jawaban yang tidak nyambung itu cukup menarik perhatianku untuk tetap diam, menyimak dan tak ikut campur pada permasalahan mereka yang tidak aku tahu. Meski aku sebenarnya sangat geram.

Mia berucap lagi, "aku tanya, kenapa kau mengikutiku?"

Marcello tersenyum sinis. "Sudah kukatakan aku mau bertemu dengan Benjamin. Kau mau menghalangi kami, kan?"

Mia membuang wajahnya, sedangkan mataku dan Marcello kembali bertatapan. "Tuan Benjamin ... sebenarnya apa hubunganmu dengan Mia?" Tanya Marcello.

"Itu bukan urusanmu, Marcello!" Desis Mia.

"..."

Baiklah dia mulai bertanya, sepertinya aku harus memberikan jawaban yang menusuk, batinku. Aku menelan salivaku, lalu tersenyum. "Kami tidak ada hubungan apa pun, tapi aku adalah ayahnya Rogero."

"Benjamin," sergah Mia.

Lihat selengkapnya