Crazy Rich

Nuel Lubis
Chapter #51

Kepergok Donny

Alangkah kagetnya Suhandi dan Naomi. Saat Suhandi mencium pipi Naomi di dapur, Donny memergoki aksi mesra-mesraan mereka berdua. Donny langsung mendekati Suhandi, lalu berkata, "Gue tahu, Suh, apa yang terjadi di ruma ini sela gue nggak ada. Harusnya lo sadar, rumah Tante Rina ini dipasangin CCTV. Dan, kamu, Naomi... eh, Jumirah..."

Donny langsung menatap lekat Naomi. Ia mencium paksa bibir Naomi, lalu berkata, "Gile aja... gue kira pembantu nggak bisa selingkuh, ternyata bisa juga. Nggak sia-sia gue bayar lebih Pak Zul."

"P-pak Z-zul?" Suhandi gelagapan.

"Iya, Pak Zul," jawab Donny menatap Suhandi lagi. "Dia bukan sekadar sopir. Mata-mata gue juga. Mata-matanya Tante Rina dan Om Alung juga. Dia bahkan lagi nyeledikin soal bokap sama nyokap lu, Suh. Dan, segala chat yang nyampe ke hape lo... yah, dari jaringan intelijen Pak Zul yang gue komandoi itu."

Di kala Donny terkekeh, Sumitomo, Johnny, dan Ridwan menghampiri Donny ke dapur juga. Johnny langsung menunjuk beberapa CCTV dan berkata, "Tuh, CCTV... di sana juga ada... itu juga ada... kok ada yang berani gerayangin kesayangannya tuan muda, yah?"

Defri dan Vijaj yang vokal ke pemerintah agar menindaklanjuti pelanggaran di Karhutla, Kalimantan, langsung ikut menghampiri Donny, dkk.

Donny bersuara lagi, "Suh, tadinya gue ikhlas mau bantuin lo lepas dari utang engkong lo ke Om Alung, tapi... yah, gimana, yah? Kok selingkuh, sih? Buntingin si Jumirah tanpa sepengetahuan gue?"

Suhandi merasa seolah-olah lantai dapur rumah Tante Rina mendadak amblas. Ia menatap Donny, kemudian melirik Naomi yang berdiri dengan wajah pucat. Perempuan itu menyeka bibirnya dengan punggung tangan, jelas tidak nyaman dengan tindakan Donny barusan.

“Don, tunggu dulu,” kata Suhandi, berusaha mengendalikan suaranya. “Lo jangan asal menyimpulkan. Gue sama Naomi memang punya masalah pribadi, tapi bukan berarti lo berhak memperlakukan dia seenaknya.”

Donny tertawa pendek. “Wah, sekarang lo jadi pahlawan pembokat, Suh?”

“Bukan gitu, Don!”

“Terus gimana? Apa mau lo? CCTV di rumah ini merekam semuanya, loh. Lo pikir gue nggak tahu selama ini lo sering cari kesempatan berduaan sama Jumirah?”

Naomi memberanikan diri menyela, “Mas Donny, saya memang salah karena tidak jujur mengenai hubungan saya dengan Koh Suhandi. Tapi saya bukan barang milik siapa pun. Mas tidak berhak mencium saya paksa seperti tadi.”

Lihat selengkapnya