Crumbs: The Simulation

Indah Leony Suwarno
Chapter #10

The Simulation: Inhaler

10



Sirine ambulans memantul di dinding apartemen yang mulai gelap, membuat beberapa penghuni bangun dari tidur, mengintip dari balik pintu yang hanya dibuka sejengkal.

 

Seorang pria muda digotong keluar dengan wajah pucat kebiruan. Napasnya pendek, tidak teratur. Di lantai kamarnya, berserakan benda-benda kecil yang pada pandangan pertama tampak... biasa.

 

Ada vape.

Ada inhaler.

Ada sesuatu yang menggantung di lehernya—silinder ramping, warna netral, dengan logo yang terlalu dikenal untuk dicurigai. "Overdosis," kata petugas medis singkat sambil berlalu.

 

Tak ada yang bertanya lebih jauh.

 

Di rumah sakit, dokter kebingungan. Zat di darahnya tidak konsisten. Terlalu banyak jenis. Terlalu bersih. Tidak seperti narkoba atau obat-obatan dosis tinggi jalanan yang biasa mereka temui.

 

Bentuknya kecil. Panjang. Ujungnya lembut. Dimasukkan ke lubang hidung. Dihirup perlahan. Seperti inhaler asma. Seperti obat flu berat.

 

Tidak ada jarum, tidak ada pil, tidak ada serbuk di sana.

 

Dan itu sebabnya semua orang terlambat sadar. Beritanya pun menyebar cepat.

 

"Diduga penggunaan inhaler."

"Produknya menyerupai vape."

"Masih ditelusuri."

Polisi bergerak lebih cepat dari biasanya.

Lihat selengkapnya