Cukup

Dwitia Yanuanti
Chapter #12

Bab 11 : Doain Aje

Malam mulai turun. Lampu-lampu jalan satu per satu menyala. Jakarta tidak benar-benar tidur. Hanya berganti sif.

Di sebuah pinggir jalan yang ramai, belasan pengemudi ojek online duduk berjejer di atas motor masing-masing. Sebagian memainkan ponsel. Sebagian menyeruput kopi sachet. Sebagian lagi hanya memandangi jalan sambil berharap aplikasi mereka berbunyi.

Di antara mereka ada Faiz yang sedang duduk santai di atas motornya. Helm masih tergantung di spion. Ponselnya sesekali ia lihat. Belum ada pesanan.

Tak lama kemudian motor tua Sofian berhenti di sampingnya.

Brumm.

Sofian mematikan mesin lalu melepas helm.

"Iz."

Faiz menoleh.

"Woi."

"Bisa anter gue beli spare part lagi?"

Faiz melihat layar ponselnya. Masih sepi.

"Bisa. Mumpung belom dapet orderan."

Sofian tidak langsung naik ke motor. Ia justru mengeluarkan satu kantong kertas cokelat.

"Nih. Makan dulu."

Faiz membuka isi kantong itu. Matanya langsung berbinar.

"Wuih...Tumben lo nraktir. Gorengan lagi."

Sofian hanya tertawa. Mereka duduk di trotoar. Di samping motor. Sambil menikmati kopi sachet dari warung sebelah.

Faiz mengambil sepotong pisang goreng. Baru saja akan menggigit, Sofian berkata santai.

"Bukan gue yang beli."

Lihat selengkapnya