Dalam Pelukan Ikan

Diva Aelah
Chapter #3

Bab 3 #Maria

Aku tidak bisa bangun dari kasur. Aku bisa melihat punggung Yohan yang dingin membelakangiku. Aku tidak bisa bergerak, rasanya seluruh energi di tubuhku menghilang begitu saja. Saat alarm ponsel pintar Yohan berbunyi, ia seketika terbangun dan duduk di kasur.

“Sayang ...” Kupanggil ia dengan lemah. Perlahan aku bisa menatap wajahnya yang manis itu. Tatapannya lirih, kemudian berubah menjadi takut dan sedih. Kurasakan ruam yang sangat panas dan menyakitkan di wajahku. Tangan Yohan dengan lembut mengelus pipiku.

“Aku tidak ingin sendiri,” ucapku lirih.

Yohan menelpon beberapa teman kerjanya atau mungkin dosen maupun mahasiswanya. Mengabari jika ia tidak bisa masuk hari ini karena alasan keluarga. Yohan menetap di sisiku. Memelukku dengan erat dan mengikuti semua kemauanku. Aku tidak memiliki nafsu untuk makan. Kubiarkan segala hal terjadi dengan cepat. Bahkan yang sebelumnya bercak memenuhi lenganku sudah terasa memenuhi seluruh tubuhku. Sangat menyakitkan dan aku merasa menjadi perempuan yang paling menyedihkan.

“Kamu gak kerja hari ini?” Kupikir aku sudah menanyakan ini beberapa kali hari ini. Namun, aku biarkan mulutku terus berbicara tanpa berpikir.

“Kamu hari ini udah kerja?”

“Kamu udah makan?”

Lihat selengkapnya