Darah Di Belakang Sekolah

Nabilla Shafira
Chapter #2

2. Pesan Misterius

Dua hari setelah kejadian menggemparkan di sekolah Ibu sekali lagi melaranf Nafsha untuk berangkat ke sekolah karena takut putrinya akan mengalami hal yang sama seperti yang disiarkan ditelevisi kemarin. Namun disisi lain Ibu juga mengkhawatirkan kondisi fisik Nafsha yang masih dalam masa pemulihan.

"Nasfha nggak apa-apa kok, bu. Nafsha kemarin juga bawa obat ke sekolah!" Ujar Nafsha memelas.

"Tidak! Kau harus istirahat hari ini!" Omel Ibu. Nafsha hanya terdiam dan akhirnya nurut perkataan Ibu, jika dia memaksa maka wanita yang ada dihadapannya akan menceramahinya selama dua jam. Di dalam kamar dengan berat segera ganti seragam dengan pakaian santai dan setelah itu mengirim pesan singkat kepada Salsa.

*****

"Jangan lupa minum obat dan langsung istirahat oke!" Ucap Ibu mengingatkan setelah selesai makan siang.

"Iya, Nafsha tahu kok!" Balas Nafsha seraya membuka obat lalu memasukkannya ke dalam mulut disusul minum air putih. Selesai minum obat ia kembali ke kamar untuk lanjut istirahat, tetapi baru saja buka pintu ia melihat seseorang keluar lewat jendela kamarnya. Sontak ia segera masuk menghampiri jendelanya namun sayangnya tidak melihat siapa-siapa kecuali potongan kain yang tersangkut dipagar rumahnya yang runcing, lantas ia berbalik berniat mengejar namun perhatiannya teralihkan sebuah surat diatas meja belajarnya.

"Apa ini." Nafsha meraih surat itu lalu membolak-balik surat tersebut kemudian noleh ke arah jendela."Zaman modern gini masih ada yang ngirim beginian!" Cicitnya seraya membuka surat tersebut dengan penasaran. Akan tetapi keningnya seketika berkerut melihat isi surat berisi lima kalimat dibagian tengah kertas.

"Hai. Maukah kau jadi temanku?"

Lihat selengkapnya