Darah Emas untuk Putri Gangster

Niexora Grey
Chapter #10

Merawat sandera

“Kebaikan,” pikirnya.


Kebaikan selalu datang bersama jarum di tempat ini.


Pintu terbuka. Alice masuk membawa nampan kecil berisi air, obat, dan kain hangat. Ia berhenti ketika melihat Daniel sudah sadar.


“Jangan bergerak,” katanya.


Daniel menoleh dengan susah payah. “Aku tidak sedang ingin menyambutmu.”


“Bagus. Berarti kau masih memiliki tenaga untuk membenciku.”


Alice meletakkan nampan, lalu duduk di sisi ranjang. Ia mengangkat tangan Daniel dengan hati-hati, memeriksa bekas suntikan satu per satu. Sentuhannya tidak kasar. Justru itu yang membuat Daniel semakin muak.


“Darahmu terlalu banyak diambil,” kata Alice. “Aku sudah memperingatkan mereka.”


“Seolah-olah kau tidak ikut menyetujuinya.”


“Aku menyetujui pengambilan darah. Bukan cara mereka melakukannya.”


Daniel tertawa pelan, tetapi tawanya berubah menjadi batuk. Alice segera menopang bahunya dan menyodorkan air. Daniel ingin menolak, namun tenggorokannya terlalu kering. Setelah ia minum, Alice tetap tidak langsung melepaskannya.


Lihat selengkapnya