PROLOG
Dari Rumah yang Retak
.
.
.
A Novel
By Indah Leony Suwarno
___________________
Rumah pertama yang kuingat tidak pernah benar-benar runtuh; ia hanya retak.
Retakannya bukan seperti gempa; tak ada getaran yang membuat orang-orang berlari keluar. Retaknya pelan, nyaris tak teraba. Seperti suara bisik di ruang tamu yang pintunya setengah tertutup.