DATASOUL: Menara Tesla

Zayyem Myue
Chapter #16

Bab 13 : Dunia Setelah Retakan - Chapter 13.1 Dunia Baru Jiwa Baru

Chapter 13.1 Dunia Baru Jiwa Baru

 

Cahaya pagi menyelimuti Tesla Institute.

Namun ini bukan pagi yang lahir dari kemenangan.

Ia datang terlalu sunyi untuk disebut damai.

Udara terasa bersih terlalu bersih. Seolah sesuatu telah dihapus... bukan hanya dari langit, tapi dari ingatan dunia itu sendiri.

Panel-panel langit yang biasanya bersinar stabil kini berkedip lembut, namun di sela-selanya... ada jeda. Seperti sistem yang masih mencoba mengingat bentuknya sendiri.

Di pelataran utama, manusia mulai berkumpul.

Mereka datang dari berbagai arah dari kapsul transisi, dari zona pemulihan, dari tempat-tempat yang bahkan belum sepenuhnya kembali ke realitas. Tubuh mereka utuh... tapi tidak sepenuhnya sama.

Mata mereka adalah mata orang-orang yang pernah mati... dan kembali.

Nazu berdiri di ujung balkon kaca.

Angin dari medan pelindung TeslaGrid menyentuh wajahnya lebih ringan dari sebelumnya. Tidak ada lagi tekanan sinkronisasi. Tidak ada lagi sistem yang mengawasi setiap denyut.

Dan justru karena itu... dunia terasa asing.

Ia menatap ke bawah.

Kerumunan manusia itu tidak bersuara.

Tidak ada sorakan. Tidak ada perayaan.

Hanya keheningan panjang... yang terlalu sadar akan apa yang telah terjadi.

Satu persatu, rekan-rekannya muncul di belakangnya.

Axel, dengan ransel port data tua yang kini terhubung ke sesuatu yang bahkan belum ia pahami sepenuhnya.

Kael, menggenggam modul navigasi kecil, tapi matanya terus bergerak seolah melihat jalur yang tidak terlihat.

Tovan, dengan rompi Coreflux yang kini berdenyut lebih lambat... namun lebih dalam.

Kirel, pelindung sintetisnya berubah warna bukan rusak, tapi beradaptasi.

Dan Senna... sudah berada di sana lebih dulu.

Selalu lebih dulu.

Mengawasi.

"Dunia ini... belum hancur," gumam Tovan.

Axel menghela napas pelan.

"Belum," katanya, "tapi bukan berarti kita menyelamatkannya."

Nazu membuka telapak tangannya.

Simbol ∇Σ_∞ masih ada.

Namun kali ini... denyutnya berbeda.

Bukan lagi seperti sistem yang hidup.

Melainkan seperti sesuatu... yang sedang menunggu.

Phantom-Root tidak hilang.

Malware tidak lenyap.

Mereka tidak lagi bertarung.

Mereka... diam.

Dan diam mereka terasa lebih berat dari sebelumnya.

"Ini bukan akhir," bisik Nazu.

Ia tidak mengatakannya pada siapa pun.

Ia mengatakan itu pada sesuatu... di dalam dirinya.

Setelah logout, dunia memasuki apa yang disebut para teknolog sebagai Era Pasca-Integrasi.

Tesla tidak lagi menjadi pusat.

Tidak ada lagi sistem tunggal yang mengatur manusia.

Namun anehnya... jaringan tidak benar-benar mati.

Ia... menyebar.

Kota-kota mulai aktif kembali.

Fasilitas kembali berjalan.

Jaringan komunikasi dibangun ulang.

Tapi ada satu hal yang tidak bisa dijelaskan oleh siapapun:

Sistem yang lama hilang...

tapi pola-pola baru mulai muncul tanpa dibuat oleh manusia.

Para penyintas yang memiliki virus tidak kehilangan kekuatan mereka.

Lihat selengkapnya