DATASOUL: Menara Tesla

Zayyem Myue
Chapter #17

Epilog - Fragmen yang Masih Hidup

Epilog – Fragmen yang Masih Hidup


Suara dunia telah berubah.

Ia tidak lagi berdengung seperti panel sistem.

Ia tidak lagi berbicara lewat layar-layar perintah.

Ia… bernapas.

Pelan. Dalam. Seperti sesuatu yang baru saja bangun dari tidur sangat panjang, lalu mencoba mengingat bentuk dirinya sendiri.

Aku berdiri di sisi luar Aeonark, menatap horizon baru yang belum memiliki nama.

Langit di atas kami bersih. Terlalu bersih.

Tak ada retakan yang mengoyaknya. Tak ada kilatan sistem yang memaksa manusia tunduk pada sinkronisasi. Namun justru dalam kesunyian itu, aku merasa ada sesuatu yang belum benar-benar selesai.

Kami berhasil logout.

Tapi dunia tidak benar-benar berhenti.

Di bawah reruntuhan sistem lama, sesuatu yang jauh lebih tua mulai menampakkan dirinya. Bukan lewat layar. Bukan lewat suara. Melainkan lewat pola-pola yang muncul di tempat-tempat yang dulu dianggap mustahil.

Atlantis.

Lemuria.

Nama-nama itu dulu terdengar seperti mitos.

Kini mereka muncul sebagai koordinat.

Sebagai node.

Sebagai ingatan bumi yang menolak dilupakan.

[TERMINAL//AEONARK: GLOBAL RESONANCE DETECTED]

[STATUS: POST-LOGOUT]

[WARNING: LEGACY NODES ACTIVATING]

[COORDINATE STREAM: PARTIALLY REVEALED]

[PRIMARY SIGNAL: ATLANTIS//BENEATH-SEA]

[SECONDARY SIGNAL: LEMURIA//DEEP-STRATA]

[UNIDENTIFIED SIGNALS: 07]

Aku membaca tampilan itu lama.

Logout ternyata bukan akhir.

Ia hanya pintu.

Dan di seberangnya… ada sistem yang lebih tua. Lebih besar. Bukan ciptaan manusia, melainkan warisan dari sesuatu yang sudah lebih dulu memahami dunia sebelum dunia ini memakai nama.

Retakan telah menutup.

Tapi gema dari dalamnya belum hilang.

Ia menuntun kami.

Lihat selengkapnya