Days In Blue Moon

Tegrid Chintya Ifareyne Rauf
Chapter #9

Selamat Malam

Sudah setengah jam Soo Ah berdiri disini sendirian menanti hujan yang tak kunjung reda. Padahal sekarang masih bulan November tapi hujan kembali turun dengan deras malam itu. Suasana di dalam kampus yang sudah larut ini sangat sepi. Sesampainya ia di kampus sore tadi, Soo Ah segera menuju ke ruang latihan drama berniat untuk menghabiskan waktu disana. Ditangannya terdapat plastik yang berisi beberapa kaleng soju kosong yang sudah ia minum sebelum akhirnya ia tidak sengaja ketiduran di sana untuk beberapa jam.

Saat terbangun ia menyadari jika kemungkinan masih ada orang lain bersamanya di ruang latihan drama. Padahal sudah larut tapi ia tidak terkunci disini. Namun anehnya lagi, ia belum bertemu dengan siapa-siapa kala itu dan tidak melihat tanda-tanda kehadiran seseorang.

“Apa kamu punya payung untuk pulang?”

Sebuah suara yang berasal dari belakangnya membuat Soo Ah tersentak.

“Kak Nathan! M-mengapa kakak masih disini?”

“Aku tadi mencoba mencari payung di gudang karena lupa membawa payung. Aku berhasil menemukannya tapi hanya ada satu.”

Ucap Nathan lalu menyodorkan sebuah payung kepada Soo Ah.

“Pakailah!”

“Tapi bagaimana denganmu?”

“Rumahmu jauh dari sini bukan? Tempat tinggal ku cukup dekat. Aku akan pulang menerobos hujan. Lagipula aku sudah menemukan sebuah plastik untuk wadah tasku. Oh ya ini ada permen karet, nafasmu barusan bau alkohol.”

Nathan memberikan sebuah permen dari saku celananya kepada Soo Ah. Setelah itu ia bergegas memasukkan tasnya ke dalam kantong plastik, mengikat plastik itu dengan rapat agar tas-nya tidak basah. Setelah dirasa ikatannya sudah rapat ia langsung berpamitan dan segera berlari dari sana menerobos hujan. Soo Ah hanya bisa terdiam melihat balik punggung Nathan yang semakin lama, semakin jauh.

Akibat aksi nekat Nathan menerobos hujan malam itu, membuatnya terkena demam selama berhari-hari.

***

Sudah beberapa hari Hae Jin tidak pernah melihat sosok Nathan ikut latihan drama. Biasanya dia akan selalu hadir disana mendapatkan informasi terbaru sekecil apapun untuk laporannya.

Hal ini membuat Hae Jin merasa sedikit tidak nyaman. Hingga akhirnya, Hae Jin memberanikan diri untuk bertanya kepada Hee Joon.

“Kak, apa kamu tahu kemana Kak Nathan beberapa hari terakhir?”

Tanya Hae Jin kepada Hee Joon yang sedang sibuk merapikan naskah drama.

“Nathan Yoon Beom?? Kudengar ia sedang sakit alergi musiman. Ah aku lupa jika harus mengembalikan buku punyanya.”

Jawab Hee Joon sambil menggaruk belakang kepala yang tidak terasa gatal tanda menyesali kelalaiannya.

“Biar aku saja, aku sedang tidak ada kelas sore ini dan sedang menganggur.”

“Ah,, hem,, baiklah. Oh ya jangan lupa bawakan makanan pereda demam untuknya. Mungkin bubur bisa membantu?”

Hae Jin yang menawarkan diri tadi seketika mengangguk mendengar saran dari Hee Joon dan kemudian segera bergegas pergi dari sana.

“Apakah kamu punya uang?”

Hee Joon kembali bertanya kepada Hae Jin.

“Tidak apa-apa, biar aku yang beli kali ini.”

Sahut Hae Jin lalu melanjutkan langkahnya.

“Hae Jin! Kamu melupakan bukunya!”

Lihat selengkapnya