Dear Naira

rarapinku
Chapter #9

9. Dunia yang Berbeda


Saat Naira terbangun, ia menemukan tangannya sedang memegang ponsel dengan notifikasi chat dari Rendra semalam. Mata hazelnya seperti berbinar kecil, sudut bibirnya terangkat, merasa lucu pada dirinya sendiri karena tertidur saat membalas pesan dari Rendra.

Bangkit dari posisinya, Naira ragu apakah ia akan membalas pesan itu atau tidak. Ia melirik jam di ponsel, lalu berpikir jika jam segini mungkin Rendra sedang sibuk dengan urusannya, namun ia juga tidak ingin mengabaikan pesan itu.



Naira menambahkan emoji senyum di akhir. Ia pun bangkit untuk mandi. Setelah selesai , sudah ada pesan dari Rendra yang menunggu.

Tanpa berpikir lama Naira membalas.

Sejak Rendra meminta nomor ponselnya, interaksi mereka kini berkembang semakin baik. Rendra berulang kali menghubunginya, mengirimkan pesan singkat sekedar untuk menanyakan skripsi dan yang lain, atau bahkan hanya menyapanya.

Naira membalas pesan itu dengan senang hati. Berbicara dengan Rendra cukup menyenangkan, membalas pesannya juga membuatnya tenang. Tanpa ia sadari, Naira memilih pakaian terbaiknya untuk digunakan hari itu.

Sepanjang bersiap-siap, sang gadis bersenandung pelan. Pagi itu ia akan ke kampus. Skripsinya berjalan sangat baik, suasana hatinya juga sangat baik akhir-akhir ini.

Sesampainya di kampus, semua urusannya juga berjalan lancar. Dimas juga tidak lagi mengganggunya semenjak kejadian bertemu Rendra tempo hari, hal lainnya yang tidak ia sangka adalah, selain dokter Rendra yang sering mengiriminya surat, ia juga berteman baik dengan Rhea sekarang.

Pukul dua belas lewat, Naira menyudahi seluruh urusannya di kampus. Ia melihat ponselnya, memeriksa apakah ada pesan dari Rendra atau tidak mengenai ajakannya tadi pagi. Tanpa disadari, muncul perasaan sedih yang kecil di lubuk hatinya ketika sadar tidak ada pesan dari Rendra.

Namun kesedihan itu berubah menjadi rasa terkejut yang langsung disambut dengan senyuman manis di wajah bulat Naira saat melihat Rendra sudah menunggu di parkiran fakultas.

Lihat selengkapnya