Dearly

MiiraR
Chapter #67

Ness

Aula

Perdebatan yang terjadi di anggota internal tidak menghalangi kegiatan latihan. mereka memegang penuh perjanjian untuk meniggalkan setiap permasalahan di depan pintu. Dan saat berada di aula mereka menyatu dengan peran yang di mainkannya.

Sejak kehadiran Zoya, semua mata tertuju ke padanya. Cara Gavi membelanya juga terdengar begitu tegas, menarik perhatian anak-anak lainnya.

Mempertegas bahwa hubungannya dengan gista sudah selesai, mungkin begitulah pandangan orang lain terhadapnya.

Namun, Gista juga benar-benar tidak tahu. Apa maksud Gavi di balik semua ini?

Entah kenapa semakin banyak hal yang di lakukannya? belum sempat bicara dengannya, ia sudah membawa masalah lain. 

Rasa penasaran yang Gista miliki, mendorong keberaniannya untuk bertanya langsung kepada Gilang.

“Lang, lo tahu juga soal ini?” tanya Gista.

Gilang menggeleng, “Ngga, gue juga baru tahu hari ini,” balas Gilang.

"Lo tahu kan dia sibuk banget belakangan ini, mungkin nanti gue coba tanya ke kak Zoya aja!” terus Gilaang.

Gista mengangguk setuju, berharap Gilang mau bertanya untuk mewakilinya.

##

Percakapannya Abuy dengan Gavi berakhir, pada akhirnya Abuy dapat memahami apa yang tengah di pikirkannya dan menyutujui keputusan yang sudah ia ambil.

Berbeda dengan Gavi, ia kembali terdiam. Mempertanyakan apakah ia bertindak serakah? dan mengambil keputusan semena-mena?

Tapi, berapa kalipun ia berfikir. Semua jawaban ini tetap mengarah kepada Zoya, ia tidak bisa menemukan siapapun lagi yang lebih baik darinya.

“Lo istirahat dulu aja Gav, biar gue yang bicara sama anak-anak!” ujar Abuy, memberi Gavi lebih banyak waktu lagi.

Gavi mengangguk, setuju.

Oleh karena itu, Abuy segera beranjak dan kembali ke Aula.

Dengan cepat ia menghampiri Zoya.

“Hai ka, Maaf ya?” ujar Abuy, meminta maaf.

“Its oke, kamu ngga perlu minta maaf,” balas Zoya.

tuk-tuk

"Guys, istirahat dulu bentar. Ada yang mau gue omongin” ujar Abuy, mengumpulkan anak-anak.

“Hari ini, kita kedatangan anggota keluarga baru. Ini kak Zoya, dia salahsatu alumni di sekolah kita,”

“Karena waktu yang kita miliki mepet dan masih banyak hal yang harus di kerjain. Kak Zoya, datang buat bantu kita semua!” terus Abuy, memperkenalkan Zoya.

Lihat selengkapnya