Dearly

MiiraR
Chapter #68

Luch

Senin, di minggu berikutnya.

Kehadiran Zoya di tim pertunjukkan menambah warna baru. Bagi anak-anak yang baru mengenalnya, ia terlihat bergitu bersinar, memiliki karisma dan pesona yang begitu memikat.

Dengan kepribadian dan jam terbangnya yang tinggi. Mudah untuknya bisa beradaptasi dengan cepat. Kemampuan ia mengingat setiap orang dengan tugas yang di miliki masing-masing juga patut di acungi jempol.

Dengan terarah, disiplin yang tinggi juga kerja sama yang semakin solid. Persiapan untuk pertunjukkan yang tinggal menghitung hari sudah rampung dan siap di sajikan.

Hari ini mereka memutuskan untuk beristirahat dari latihan yang biasa di lakukan setelah pulang sekolang. 

Saat ini, sudah waktunya untuk ia melihat ke dalam detail-detail kecil. Memeriksa setiap property yang akan di gunakan nanti. Memastikan, tidak ada yang terlewat atau ketinggalan.

Namun, keresahan lain muncul di hatinya, ia bisa merasakan ada hal yang terjadi di antara Gavi dan Gista. Keduanya terlihat sering menghindar dari satu sama lain dan berusaha tidak berada dalam situasi yang mewajibkan untuk bicara bersama.

“Kalian ngga berantem kan?” tanya Zoya, ia sengaja tidak turun dari mobil milik Gavi.

“Siapa?” tanya Gavi.

“Lo sama Gista?” balas Zoya memperjelas.

“Ngga, kita fine-fine aja,” ujar Gavi membalas rasa ingin tahu kakaknya.

“Ga usah bohong deh. Gue tahu. kalian lagi silent treatment kan?”

“Jangan gitu Gav, kalo lo suka perjuangin dong bukan malah ikut-ikutan diam juga!” ucap Zoya menasihatinya.

Gavi membalasnya dengan tatapan matanya yang tajam, tidak suka dengan arah pembicaraan yang Zoya berikan.

“Perlu, gue bantu?” lanjut Zoya, menawarkan diri.

“Ngga usah, gue bisa urus sendiri” jawabnya, ketus.

##

Helaan nafas berat, Rio keluarkan. Semakin frustasi dengan keadaan yang di milikinya.

Selama seminggu terakhir tidak ada kabar yang ia terima dari Zoya. Hal itu membuatnya berfikir dan bertanya-tanya mungkinkah hubungannya telah benar-benar berakhir.

Mengapa Zoya begitu mudah meminta itu darinya?

Kenapa tidak ada penyesalan yang di milikinya?

Ia terlihat baik-baik saja dan melanjutkan hidupnya seperti biasa.

Saat ini yang bisa Rio lakukan hanyalah memantau sosmed milik kekasihnya itu agar ia tahu apa saja yng sedang di lakukannya. 

Ibu jarinya terhenti di sebuah rentetan feed instagram, menunjukkan foto Gavi yang tengah memamerkan hasil lukisannya dengan Zoya yang berada di sampingnya.

Merasa semakin pensaran, Rio kembali menggeser gambar yang berisi video menunjukkan bagaimana cara Zoya terus menggodanya sesekali terdengar gelakan tawa nyaring dari keduanya.

Lihat selengkapnya