Blurb
Enam Jiwa. Satu Atap. Sebuah Simfoni Kehidupan. Denyut Nadi di Rumah Kita
Sebuah rumah warisan tua di pinggiran kota menjadi saksi bisu pertemuan enam anak manusia yang terluka: Arka si sulung yang rasional, Fathan si arsitek berhati hangat, Yassir yang sinis dan tertutup, Samaira seniman berjiwa bebas, Azalia si perekat emosional, dan Zahra si bungsu yang penuh keceriaan.
Dipertemukan oleh wasiat sang kakek untuk menyelamatkan rumah keluarga dari ambang penyitaan, mereka terpaksa hidup bersama di bawah satu atap. Awalnya, rumah ini hanyalah medan perang bagi ego yang saling berbenturan dan rahasia masa lalu yang kelam. Namun, seiring denting sendok di meja makan, kerja bakti di tengah genteng bocor, dan obrolan larut malam di teras depan, dinding-dinding pertahanan mereka mulai runtuh.
Dinamika persahabatan, benih-benih cinta yang tak terduga, hingga badai cobaan yang datang menguji—mulai dari krisis finansial hingga ancaman pihak luar—memaksa mereka untuk tumbuh dewasa. Mereka belajar bahwa "rumah" bukan sekadar bangunan kayu dan semen, melainkan tempat di mana mereka menemukan arti keluarga yang sesungguhnya, tempat di mana luka disembuhkan oleh penerimaan, dan tempat di mana mereka harus saling menyelamatkan.
Ikuti kisah mengharukan tentang pencarian jati diri, maaf yang membebaskan, dan kehangatan "pulang" dalam Simfoni di Bawah Atap yang Sama.