Derita Penantian Cinta

Ulfah Pauziah
Chapter #6

Chapter 6


Terdengar suara motor di depan rumah. 



"Ayok sayang, masuk dulu. Aku bikinin minum yah," ajak Rena. 


Ternyata Rena dan Rendi baru saja pulang. 


"Ren," sapa Bapak menghampiri. 


"Pak," Rendi lalu menyelami tangan Bapak. 


"Habis main?" tanya Bapak. 


"Iya Pak, jalan-jalan. Mumpung lagi libur," sahut Rendi. 


"Ya udah kamu duduk dulu yah. Aku buatin minuman," ujar Rena. 


Rendi pun duduk di ruang tamu dan disusul Bapak. 


"Ren, gimana kerjaan, lancar?" tanya Bapak. 


"Alhamdulillah Pak, lancar. Semua lancar-lancar aja," jawab Rendi. 


“Ren, sebenernya.. ada yang mau Bapak tanyain sama kamu,” ucap Bapak ragu.


“Soal apa Pak?” tanya Rendi.


Bapak mendesah perlahan seraya mengatur cara duduknya. 


"Jadi begini Ren. Kamu sama Rena kan sudah lama hubungannya. Apa, kamu belum mau ngajak Rena ke arah yang lebih serius lagi?" tanya Bapak. 


"Maksud Bapak?" balas Rendi. 


Rena lalu datang membawakan segelas air putih dingin.


"Ya setiap orang kan pasti punya tujuan, kamu sama Rena juga pasti punya tujuan kan, kenapa kalian mau memutuskan bertunangan? Maksud Bapak, apa ga sebaiknya kalian menikah saja, toh hubungan kalian juga sudah lama, jadi mau nunggu apa lagi?” lanjut Bapak. 


"Bapak, apaan sih Pak. Belum juga lama Bapaknya Rendi ke sini buat ngiket Rena Pak. Lagian kan Bapak yang bilang sendiri, Bapak maunya Mbak Mira dulu yang menikah baru Rena, kenapa sekarang Bapak ngomong kayak gini?” sahut Rena. 


"Ya iya sih, Bapak juga sebenarnya kepengennya Mbak kamu duluan yang menikah, karena kan dia kakak kamu. Tapi kalo diliat lagi, kalo nungguin Mbak Mira dulu, nanti kalian juga ikut lama nikahnya. Mbak Mira udah bilang sama Bapak, katanya dia sudah ikhlas kalo kalian mau ngelangkahin dia," ujar Bapak. 


"Bapak emang ga takut, kalo Mbak nanti lebih lama lagi dapet jodohnya karena dilangkahin?" Sahut Rena lagi.


Bapak menghela nafasnya kasar seraya menoleh ke bawah.


"Yaa… mau gimana lagi Ren. Lagian kamu mau nungguin Mbak Mira sampai kapan? Mbak Mira aja belum punya pacar. Mending kalian dulu aja yang menikah, yang sama-sama sudah siap," balas Bapak. 


Lihat selengkapnya