Derita Penantian Cinta

Ulfah Pauziah
Chapter #23

Dia adalah Adryan

Aku merebahkan tubuhku, menatap langit atap kamarku dengan mata sendu seakan penuh harapan. Malam yang cukup hening, hanya terdengar suara detik jam yang mengantarkanku untuk tidur. Namun, seketika aku teringat dengan perbincanganku dengan Risa kala itu. 

“Iya, Mbak. Cowok yang suka sama Mbak itu, ya Mas Adryan. Aku juga ga nyangka sih Mbak, ternyata Mas Adryan diem-diem nyimpen perasaan sama Mbak. Awalnya sih, tiba-tiba aja Mas Adryan nanya soal Mbak, dan dari situ aku merasa curiga. Pas aku tanya terus aku desak juga, akhirnya Mas Adryan mau ngaku, kalau dia selama ini suka dan tertarik sama Mbak. Mas Adryan juga minta tolong sama aku buat cari tau soal Mbak. Makanya, tadi itu aku nanya-nanya soal kehidupan pribadi Mbak, takut-takut Mbak udah dikhitbah sama orang,” jelas Risa. 

Aku masih tercengang dan tak percaya, karena waktu itu fokusku pada pemuda itu, pemuda yang mengobrol bersama Adryan, dan bukankah.. Adryan calon suami Risa? Mengingat mereka juga terlihat begitu dekat. Apa Adryan dan Risa tidak jadi menikah? Saat itu, aku masih saja berpikir seperti itu, terlebih ada perasaan tidak enak pada Risa. 

“Ris, tunggu! Adryan? Loh, bukannya pemuda yang kamu maksud, yang itu?” tanyaku seraya menunjuk pada pemuda itu. 

Risa sontak tertawa. 

“Bukan Mbak, kalo itu suami orang. Dia sudah menikah bahkan sudah punya anak. Laki-laki yang aku maksud itu, ya Mas Adryan,” jawabnya.

“Apa? Adryan!” aku terkejut lagi, dan lagi-lagi merasa tak percaya. Sebenarnya apa hubungan Risa dan Adryan? Mengapa Risa ingin menjodohkan aku dengan Adryan?

“Iya,” jawabnya. 

“Tapi.. bukannya kamu Ris, calon istrinya dia?” tanyaku.

“Hah? Calon istri?” kini Risa yang terlihat terkejut. Dahinya terlihat mengkerut. 

“Iya, bukannya kalian mau menikah?” tanyaku lagi. 

“Menikah? Loh, Mbak dapet berita dari mana? Emang aku pernah bilang, kalo aku ini calon istrinya Mas Adryan?” tanya Risa yang masih terkejut dan diiringi senyuman heran di wajahnya. 

Aku sontak bingung dengan pertanyaan Risa. Lidahku seolah mendadak kelu dan kaku. 

“Yaa.. kamu emang ga pernah bilang kalo kamu calon istrinya Adryan. Tapi.. aku pikir gitu, aku pi-kir kalian akan menikah, karena kamu sa-ma Adryan kelihatan dekat. Adryan juga, keliatan peduli banget sama kamu,” jawabku sedikit terbata seraya berpikir karena masih merasa bingung. 

Risa langsung menghela nafasnya.

Lihat selengkapnya