Detik Ruang Keluarga

Pipo Vernandes
Chapter #10

D

Seorang Ibu hidup dalam pelukan sebuah penyakit yang tidak diketahui penyebabnya. Ia terbaring lemah di kamarnya dalam terpaan nestapa dan tidak mampu menatap hidup lebih maju lagi. Harapannya sekarang bukan untuk keberlangsungan, tapi pada cita-citanya untuk berhenti. 

Johan menenggelamkan wajahnya pada perut wanita itu. Tangisnya tidak dapat dibendung dengan kata sabar. “Bu, jangan sakit terus, aku enggak bisa kalau enggak ada Ibu.” 

“Kamu jangan sedih, Nak. Ibu pasti berjuang demi kamu. Andaikan kalau Ibu enggak ada lagi, pasti Ibu akan jaga kamu terus.” Wanita itu mengelus rambut Johan. 

Tidak lama lelaki itu keluar dari kamar dengan air mata yang tidak kunjung berhenti.  

Lihat selengkapnya