Dewa Keajaiban

白木
Chapter #4

Neraka Api #4

Sejak hari itu, Kado tidak pernah mau beranjak dari sisiku barang sesaat pun.

 Lebih tepatnya, kami selalu menghabiskan waktu bersama, kecuali saat aku pergi melakukan pemurnian.

 Awalnya kupikir dia takut sendirian di neraka, tetapi sepertinya bukan begitu. Dia malah mengatakan sesuatu yang tidak kumengerti sambil tertawa, “Soalnya, bisa ikut denganmu itu membahagiakan, kan.”

 Apakah dewa yang membawa rubah bersamanya di neraka air akan memberi Kado petunjuk untuk mengetahui siapa dirinya sebenarnya?

 Sambil memandangi Kado yang tidur tanpa sedikit pun kewaspadaan, aku menyadari bahwa diriku mulai merasa sedikit cemas.

♢♢

“Terima kasih apinya. Sudah pagi, jadi sekarang aku tidak apa-apa.”

Lihat selengkapnya